Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Trump Akan Akui Pencaplokan Dataran Tinggi Golan oleh ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 Maret 2019 09:47 9:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 23 Maret 2019 09:47
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Presiden AS Donald Trump pada Kamis (21/03/2019) mengatakan sudah tiba waktunya untuk mengakui “kedaulatan ‘Israel’ atas Dataran Tinggi Golan”, yang direbut ‘Israel’ dari Suriah pada 1967.

Pernyataan itu menandai perubahan dramatis kebijakan AS dan memberi dorongan kepada Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu di tengah kampanyenya untuk terpilih kembali pada pemilihan di ‘Israel’.

Dataran tinggi sengketa tersebut direbut oleh ‘Israel’ dalam Perang Timur Tengah 1967 dan dicaplok pada 1981, dalam tindakan yang tidak diakui oleh masyarakat internasional. Netanyahu telah mendesak Amerika Serikat agar mengakui klaimnya dan meningkatkan kemungkinan mendapatkan pengakuan itu dalam pertemuan pertamanya di Gedung Putih dengan Trump pada Februari 2017.

“Setelah 52 tahun tiba waktunya buat Amerika Serikat untuk sepenuhnya mengakui Kedaulatan ‘Israel’ atas Dataran Tinggi Golan, yang memiliki kepentingan keamanan dan strategis penting buat Negara ‘Israel’ dan Kestabilan Regional,” tulis Trump di akun Twitter dikutip Reuters.

Tindakan Trump tersebut tampak sebagai yang paling terbuka untuk membantu Netanyahu, yang terlibat persaingan ketat untuk pemilihan umum 9 April, saat ia menghadapi tuduhan korupsi –yang ia bantah.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Netanyahu dijadwalkan tiba di Washington pekan depan untuk bertemu dengan Trump dan berpidato di Komite Urusan Masyarakat ‘Israel’-Amerika, atau kelompok lobi AIPAC.

Dalam satu wawancara dalam acara Fox Business Network “Mornings with Maria”, Trump mengatakan ia tidak bermaksud tindakannya itu menjadi dorongan nyata buat Netanyahu untuk kepentingan pemilihan.

“Saya dengar dia baik-baik saja. Saya tidak tahu apakah ia sangat baik sekarang, tapi saya dengar ia baik-baik saja. Tapi saya akan membayangkan pihak lain, siapa saja yang melawan dia, juga diuntungkan oleh apa yang baru saja saya lakukan,” kata Trump.

Trump, yang keputusannya tahun lalu untuk memindahkan kedutaan besar AS ke Al-Quds (Jerusalem) dari Tel Aviv membuat marah rakyat Palestina, menghadapi kecaman mengenai tindakannya yang paling akhir itu.

“Baik Amerika maupun ‘Israel’, baik Trump maupun Netanyahu, takkan mengubah kenyataan sejarah bahwa Dataran Tinggi Golan adalah tanah Suriah dan akan tetap menjadi tanah Suriah,” kata Ayman Abu Jabal, seorang anggota Masyarakat Druze di Dataran Tinggi Golan, yang diduduki ‘Israel’, melalui telepon.

Netanyahu mengucapkan terima kasih kepada Trump atas keputusannya mengenai Dataran Tinggi Golan.

“Anda telah membuat sejarah,” kata Netanyahu kepada Trump dalam percakapan telepon setelah pengumunan tersebut, kata kantor perdana menteri.

Netanyahu diperkirakan akan mengangkat masalah itu lagi dengan Trump selama kunjungannya ke Washington, kata seorang pejabat ‘Israel’.

Sekretaris Jenderal Liga Arab Ahmed Aboul Gheit mengatakan pengumuman Trump tersebut “sama sekali di luar hukum internasional”. Liga Arab sepenuhnya mendukung hak Suriah bagi dataran tinggi yang diduduki itu”, kata Aboul Gheit di dalam satu pernyataan yang disiarkan oleh Kantor Berita Mesir, MENA.

Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu mengatakan di Twitter bahwaTurki “mendukung keutuhan wilayah Suriah”. Ia mengatakan “upaya Washington untuk mensahkan tindakan tidak sah ‘Israel’ hanya akan mengakibatkan kerusuhan lebih lanjut di wilayah tersebut”.

Di Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), seorang juru bicara Sekretaris Jenderal Antonio Guterres menolak untuk berkomentar.

Amerika Serikat telah mengisyaratkan keputusan itu pekan lalu, ketika Departemen Luar Negeri AS mengeluarkan laporan tahunan hak asasi manusianya. Laporan tersebut mengubah penyebutan Dataran Tinggi Golan dari “yang diduduki ‘Israel’” menjadi “yang dikuasai ‘Israel’”.

Seorang pejabat senior pemerintah mengatakan, bahwa selama beberapa hari belakangan, Presiden AS telah membahas tindakan mengenai Dataran Tinggi Golan dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo, Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton, Penasihat Senior dan menantu Trump, Jared Kushner, Utusan Timur Tengah Jason Greenblatt dan Duta Besar AS untuk ‘Israel’ David Friedman.

Dukungan AS secara terang-terangan kepada ‘Israel’ ini banyak dinilai analis sebagai dukungan paling ‘kasar’.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu dalam cuitannya bahkan menyebutkan, tindakan AS itu hanya akan memunculkan kekerasan di wilayah itu.

“Upaya AS untuk melegitimasi tindakan ‘Israel’ terhadap hukum internasional hanya akan memunculkan lebih banyak kekerasan dan rasa sakit di wilayah tersebut. Turki mendukung integritas teritorial Suriah,” tambahnya dikutip Anadolu Agency.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDataran Tinggi GolanDonald TrumpGolanisraelPresiden ASTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Semua Masjid Selandia Baru Kini Dijaga Polisi Bersenjata
Tulisan selanjutnya PBB: Teror di Masjid Christchurch Islamofobia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Berita
26 Agustus 2026 10:20
“Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’
Puluhan Orang Diculik Saat Shalat Jumat di Nigeria
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

Terbaru

  • Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
  • ‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
  • Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
  • Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
  • Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama
  • Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
  • Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
  • Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
  • Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?