Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

440 Petugas KPPS Meninggal, Ahli Forensik: Ini Tragedi Dunia, Jangan Diam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Mei 2019 11:52 11:52 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Mei 2019 11:52
Bagikan
Ahli forensik, dr Ani Hasibuan.
Bagikan

Hidayatullah.com– Dokter ahli forensik, dr Ani Hasibuan menila bahwa meninggalnya beratus-ratus petugas KPPS pada Pemilu 2019 adalah tragedi dunia.

Diketahui jumlah anggota KPPS meninggal sudah mencapi 440 orang, hal ini perlu diketahui dan diusut apa penyebabnya. Masyarakat dan pemerintah pun tidak boleh memandang enteng petugas KPPS yang meninggal dunia akibat Pemilu 2019.

“Kita lihat di luar negeri ada kejadian bom Brussels 7 orang meninggal, ramai-ramai ngomong #SaveBrussels, di Prancis ada yang meninggal pun demikian #SaveFrance, nah ini jumlahnya ratusan yang meninggal masak diam saja, ada apa? Ini sebuah tragedi,” ujar dr Ani, Selasa (07/05/2019).

Dr Ani puny mempertanyakan sikap Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menyebut penyebab kematian ratusan petugas KPPS karena kelelahan.

“Saya di sini tidak mewakili politik tertentu, saya ahli forensik. Kita lihat ini KPU mendadak kok jadi ahli forensik, mengatakan mereka meninggal karena kelelahan. Bukti pemeriksaannya mana kalau mereka kelelahan? Ini kita tidak boleh diam,” tegas dr Ani.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Ia menjelaskan, kelelahan berkaitan dengan kondisi fisik seseorang. Secara medis, orang yang kelelahan akan mengantuk, merasa lapar atau jika dipaksakan akan pingsan, namun tidak meninggal.

“Kalau dipaksa akan pingsan, enggak mati,” terangnya.

Ia pun tidak sepakat apabila kelelahan yang dijadikan alasan. Sebab, terangnya, kelelahan, kondisi fisik, psikologis, dan beban kerja seseorang tidak akan menyebabkan kematian seseorang.

“Saya sebagai dokter dari awal sudah merasa lucu, ini bencana pembantaian apa pemilu, kok banyak sekali yang meninggal. Dalam agama saya membunuh seorang manusia sama artinya dengan membunuh seluruh umat manusia,” tuturnya dalam sebuah program acara kutip INI-Net, Rabu (08/05/2019).

Ani tidak melihat ada fisik yang sangat kelelahan, jika kematian dikaitkan dengan beban kerja. Ini karena dalam satu tempat pemungutan suara (TPS) telah ditugaskan tujuh anggota KPPS.

Ketujuh petugas tersebut pun memiliki tugas masing-masing. Ditambah lagi terdapat aturan mereka bisa bergantian.

“Kematian karena kelelahan saya belum pernah ketemu, saya sudah 22 tahun jadi dokter, belum pernah ketemu kasus kematian seseorang karena kelelahan,” tegas dr Ani.

Ani menjelaskan, kelelahan hanya bisa jadi pemicu, bukan penyebab. Misalnya, jika petugas mempunyai riwayat penyakit kronis seperti jantung, maka dia meninggal karena penyakitnya. Kelelahan hanya memicu penyakit itu kambuh.

“Saya tidak sepakat dengan kalimat kekalahan bisa jadi penyebab orang meninggal dunia,” ungkapnya.

Sang dokter pun menuturkan pengalamannya kala meneliti penyebab kematian anggota KPPS di Yogyakarta. Dalam temuannya, ada petugas pada awalnya sehat. Namun, sehari pasca pemilu petugas itu diserang sakit kepala, mual-mual, muntah-muntah, dan dua hari setelahnya meninggal dunia.

Dr Ane meminta KPU untuk menunjukkan bukti pemeriksaannya, jika penyebab kematian petugas KPPS adalah kekalahan.

“KPU harus tanggung jawab. Urus 500 orang ini, kenapa meninggal. Ada apa? Kematian itu ada harinya, tapi harus diteliti penyebabnya. Jadi saya minta ini diteliti, kalau perlu diotopsi,” ungkapnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ahli forensikdr Ani HasibuanforensikKPPSKPUPemilu 2019petugas pemilu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penghafal Al-Qur’an Diajak Peduli Lingkungan
Tulisan selanjutnya Aa Gym Ajak Umat Doakan Khusus Palestina

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?