Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Alabama Pidanakan Aborsi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2019 19:59 7:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2019 19:59
Bagikan
ilustrasi
Bagikan

Hidayatullah.com–Anggota-anggota lembaga legislatif negara bagian Alabama meloloskan rancangan undang-undang yang mempidanakan aborsi, menjadikannya sebagai negara bagian di Amerika Serikat yang paling ketat soal pengguguran kandungan.

Senat Alabama menyetujui peraturan baru itu dan menolak amandemen yang membolehkan aborsi untuk kasus kehamilan akibat pemerkosaan dan inces.

Sekarang bola ada di Gubernur Alabama Kay Ivey untuk menandatanganinya atau tidak.Wanita politisi Partai Republik itu dikenal sebagai penentang kuat aborsi.

RUU itu sebelumnya sudah diloloskan oleh House of Representative Alabama dengan suara 74 lawan 3.

Berdasarkan RUU itu, aborsi di usia kandungan berapapun dilarang, dan apabila ada yang melakukannya maka dianggap sebagai tindakan pidana. Dokter yang berusaha membantu menghentikan kehamilan terancam hukuman 10 tahun penjara dan mereka yang benar-benar melakukan prosedur itu akan dibui sampai 99 tahun, lansir BBC Selasa (14/5/2019).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Akan tetapi, wanita yang menggugurkan kandungannya tidak akan dihukum.

RUU itu membuka kemungkinan aborsi hanya apabila nyawa wanita yang mengandung terancam.

Dalam RUU itu dikatakan bahwa jumlah janin yang digugurkan melebihi jumlah orang yang dibunuh oleh rezim Stalin dan pembantaian di Kamboja.

Apabila disetujui oleh Gubernur Ivey, maka UU di Alabama itu menjadi salah satu dari 300 UU di Amerika Serikat yang melarang aborsi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Buka Bersama Pasien Penderita Kanker di Bali
Tulisan selanjutnya Militer dan Oposisi Sudan Sepakat Masa Transisi Tiga Tahun

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon

Berita
22 Juli 2026 16:37
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Terbaru

  • Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
  • Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak
  • PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
  • Perang Amerika Serikat atas Iran Sejauh Ini Menelan Biaya $37,5 Miliar Kata Pentagon
  • Belanda Resmi Larang Impor dari Permukiman Ilegal ‘Israel’ Mulai September
  • MUI: KUII VIII Jadi Forum Dialog Umat dan Negara, Bahas Hukuman Mati Koruptor hingga Tata Kelola Tambang
  • ‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
  • MUI Akan Surati Presiden dan Kapolri Terkait Penangkapan Warga Negara Palestina
  • MUI Bersama 87 Organisasi Islam Sudah Siap Gelar KUII ke-VIII, Bahas Berbagai Isu Nasional dan Global
  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?