Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Sejarah

Dari Ritual Pagan, Legenda Kristen, Hingga Konsumerisme Kapitalis

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 Februari 2014 14:16 2:16 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Februari 2014 13:58
Bagikan
Sejak akhir abad ke-5, St. Valentine ditetapkan oleh Paus Gelasius (w. 496) sebagai orang suci, seorang santo. Tanggal kematiannya menjadi sesuatu yang diperingati sejak hari itu
Bagikan

Oleh: Alwi Alatas

DUA tahun yang lalu di sebuah wilayah terpencil di Kanada, sepasang suami istri pergi meninggalkan rumah mereka untuk minum-minum pada suatu acara dansa di Hari Kasih sayang (Valentine’s Day). Mereka meninggalkan enam orang anak yang masih kecil-kecil di rumah, yang paling besar berusia sembilan tahun dan yang paling kecil berusia enam bulan.

Untuk mengusir rasa dingin, anak-anak itu meringkuk di sekitar kompor listrik yang terus menyala. Malangnya, kompor itu kemudian menyebabkan tirai di rumah tersebut terbakar yang apinya merembet cepat ke seluruh rumah reyot itu. Keenam anak itu mati terbakar, sementara orangtuanya sedang merayakan Valentine’s Day di tempat lain. Kejadian ini diberitakan oleh CBC Kanada 

Tragisnya lagi, peristiwa ini terjadi pada sebuah keluarga dari masyarakat Innu. Masyarakat Innu merupakan suku Indian di Kanada yang keadaannya semain hari semakin tersisih. Valentine’s Day yang menjadi momen terjadinya musibah itujelas tidak termasuk dalam budaya asal mereka.

Dari mana sebenarnya asal-usul Valentine’s Day yang sekarang ini diperingati oleh banyak muda-mudi di dunia setiap tangga 14 Februari?

Baca Juga

Syair Ahmad Baktsir dan Detak Jantung Diplomasi Kemerdekaan RI di Kairo
Buya Natsir dan 1.000 Sarung untuk Tapol PKI
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
H.O.S. Tjokroaminoto dan Pembelaan terhadap Palestina
Kongres Al-Islam di Indonesia Era Kolonial dan Kepedulian terhadap Palestina

Cerita tentang Pendeta Valentine

Semua penjelasan tentang asal-usul Hari Kasih Sayang menunjuk pada kisah seorang pendeta bernama St. Valentine. Informasi tentang pendeta ini sangat minim dan baru ditulis pada masa yang jauh belakangan.

Dikatakan bahwa St. Valentine mati dieksekusi atas perintah Kaisar Romawi, Claudius II (w. 270), pada tahun 269 atau 270. Temuan arkeologis di sebuah katakombe kota Roma berupa sebuah gereja kuno dan makam Valentine menunjukkan bahwa tokoh ini benar-benar ada. Bagaimanapun, saat berbicara lebih detail tentang sosok ini, sebagaimana disebutkan oleh history.com, ‘legenda seringkali menggantikan fakta’.

Sejak akhir abad ke-5, St. Valentine ditetapkan oleh Paus Gelasius (w. 496) sebagai orang suci, seorang santo. Tanggal kematiannya menjadi sesuatu yang diperingati sejak hari itu. Sebagai seorang santo, ia menjadi tempat memohon bagi orang-orang yang saling menyintai, yang sedang bertunangan, dan yang mengharapkan pernikahan bahagia. Selain itu, mukjizatnya juga diharapkan oleh beberapa pihak lainnya seperti para pemelihara lebah, para pelancong, dan orang-orang yang terkena epilepsi. Pengaitan St. Valentine dengan cinta ada hubungannya dengan kisah legendaris sang pendeta, dan mungkin juga dengan tradisi pra-Kristen, yang akan diceritakan di bawah nanti.

Sebuah situs Katholik (catholic.org) menyebutkan bahwa ‘asal-usul St. Valentine, dan ada berapa St. Valentine sebenarnya, tetap menjadi sebuah misteri. Masih menurut situs yang sama, kisah tertulis tentang St. Valentine baru muncul dua belas abad sejak kematian tokoh itu, yaitu pada akhir abad ke-15. Kisah itu disebutkan dalam Nuremberg Chronicle yang terbit pada tahun 1493. Dikisahkan bahwa sang pendeta ditangkap dan dihukum mati karena ketahuan telah menikahkan sepasang muda-mudi dan karena menolong orang-orang Kristen yang dianiaya pada masa pemerintahan Claudius. Ketika itu pemuda yang belum menikah dianggap sebagai sumber daya yang ideal untuk militer Roma dan menikahkan mereka merupakan sebuah kejahatan. Valentine dihukum mati pada tanggal 14 Februari 269/270./lanjut halaman 2

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
123Halaman selanjutnya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Surga bagi Pejuang dan Orang yang Bertauhid
Tulisan selanjutnya Pasca Erupsi Kelud, Desa Puncu Rusak Parah, termasuk Masjid

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Berita
3 September 2026 13:38
Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800
Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
Hari Pertama Sekolah yang Tak Kunjung Usai, Bocah Palestina Syahid Dibom ‘Israel’
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Sejarah

Membungkam Suara Kritis: Kriminalisasi Ulama Masyumi di Orde Lama

8 Mei 2026 08:59
Sejarah

KH. Ahmad Dahlan dan Peran sebagai Jembatan Ukhuwah Islamiyah

6 Mei 2026 08:34
Sejarah

R.A Kartini: Latarbelakang Kehidupan dan Alam Pikirannya

25 April 2026 08:37
Sejarah

Salam al-Turjuman dan Ekspedisi Pencarian Tembok Ya’juj dan Ma’juj

14 April 2026 07:01
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?