Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Cermin

Hari Raya di Balik Jeruji Besi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Juni 2019 14:53 2:53 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Juni 2019 14:50
Bagikan
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–  Izin Allah, lebaran kali ini (1 Syawal 1440H), dikaruniai pengalaman pertama Khutbah Id di Masjid Rumah Tahanan Kelas II B Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (05/06/2019).

Menyebut Masjid Rutan tentu beda dengan masjid atau mushalla, dan lapangan yang umum dipakai masyarakat berlebaran.

Rutan punya suasana khas tersendiri. Di ruang dalam, jalannya berkelok-kelok. Tidak luas sebenarnya tapi tertata rapi. Itu kesan yang tampak.

Selebihnya penuh dengan pemandangan besi. Iya. Jeruji besi ada di mana-mana di dalam Rutan. Mulai dari pintu gerbang, pintu lorong, blok, sampai jendela ruangan semua berlapis besi.

Bahkan ada satu pintu putar, yang jika di mall atau hotel berbintang, terbuat dari kaca mengilap. Di dalam Rutan pintu putar itu juga berbahan besi semua.

Baca Juga

Karāmah yang Tidak Pernah Diminta
Kisah ODGJ Berbagi Makanan
Saat Suami Jadi ‘Pusat’ Perhatian karena Urus Bayi Sendirian
Kehilangan Uang yang Bikin Ketagihan…
Pondok Gontor Putri, Al Hamra, dan Hagia Sophia

Baca: Khatib Idul Fitri Ajak Umat Muhasabah Puasa Ramadhan

Tiba di masjid tempat khutbah, semuanya juga dikelilingi besi. Mungkin tinggal podium saja yang terbuat dari kayu. Atau atap dan lantainya yang bukan besi.

Saya tiba di Rutan pukul 06.00. Memang sengaja datang lebih awal. Selain lebih menenangkan hati panitia dan jamaah, juga bisa menguatkan konsentrasi sebelum khutbah.

Dari kejauhan, beberapa warga binaan (istilah buat penghuni tahanan Rutan) tampak masih ramai berkerumun mandi.

Mereka ramai-ramai mandi di depan blok. Di pojok itu ada semacam shower yang sengaja dipasang. Mereka berbaris sambil telanjang dada. Tak ada yang melekat di badannya kecuali pakaian dalam saja.

Sesekali seperti berebut air. Ada juga bergantian sabun mandi dan bertukar pasta gigi. Meski dari jauh, tapi bekas-bekas tatto masih terlihat di sebagian badan warga binaan itu.

Baca: Banjir 2 Meter di Bontang, Warga Tetap Shalat Id, sebagian Mengungsi & Kerja Bakti

Soal jadwal khutbah di Rutan, sebenarnya ada anekdot kecil. Kabarnya ada request khusus dari pengurus masjid di Rutan.

Mereka berharap, khatib yang diutus adalah yang bisa melarungkan hati para tahanan. Meluruhkan kelalaian dan kesalahan. Serta menjadikan mereka benar-benar taubat dan menyesali perbuatannya.

“Wah, yang bisa bikin menangis tahanan ya sipir saja itu,” canda seorang kawan.

Tak banyak komentar. Cukup dengar dan taat saja. Ini prinsip yang terbetik ketika mendapati nama saya yang terjadwal di tempat “angker” itu.

“Kalian adalah dai. Kalian datang bukan karena undangan pribadi. Tapi amanah untuk mencerahkan umat. Berangkatlah dan tebar senyum di Hari Senyum Sedunia ini.”

Bersyukur bisa mendapati pembekalan khatib singkat itu. Diadakan sehari sebelum Hari Raya.

Kalau tidak, apalah arti khatib yang diutus. Modal ilmu tak punya. Apalagi berharap dengan kualitas Ramadhan yang didapat.

Lalu kenapa angker? Iya. Demikianlah propaganda media selalu memberitakan dan film-film menayangkan. Kebanyakan suka mengangkat soal kriminalitas di penjara. Tawuran, penyiksaan hingga aneka macam kejahatan ada di sana.

Alhamdulillah. Kehendak Allah, meski para tahanan tinggal di jeruji besi. Hati-hati mereka masih sebening kaca. Bukan terbuat dari besi. Apalagi besi penuh karat.

Buktinya, tak sedikit yang meneteskan air mata saat doa penutup. Sebagian masih terduduk sendu di pojok ruangan. Ada juga yang tumpah saat bersalaman bersama saudara seiman seperjuangannya.

Kebanyakan mereka mengaku lalai, terjebak emosi sepintas serta syahwat sesaat. Kini mereka hanya bisa berharap. Ada kerabat dan saudara yang menjenguk mereka. Sekadar ingin meminta maaf dan dimaafkan. Sambil tersenyum dengan keluarga yang dicintainya. Menikmati Hari Kemenangan ini.* Kiriman Masykur Suyuti, dai di Balikpapan

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BalikpapanHari Raya Idul FitrikhatibLebaranNapiRumah Tahananwarga binaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Haedar Imbau Generasi Milenial Beriman, Berilmu, Beramal Shaleh
Tulisan selanjutnya Filipina akan Lelang Perhiasan Sitaan dari Marcos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Cermin

“Nak, Ustadzah Boleh Peluk?”

2 Juli 2022 09:40
Cermin

Cerita Almarhum Pendiri Hidayatullah Kepingin Berjumpa Ramadhan Tahun Ini…

17 Februari 2022 07:59
Cermin

Ketika Nikmat Shalat Berjamaah Itu Terhalangi, Begini Pengakuan Sang Dai…

3 Januari 2022 05:00
Cermin

Bantuan Allah itu Datang Tengah Malam Persis Sesuai yang Dibutuhkan

27 Desember 2021 15:45
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?