Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Semua Kandidat Ketua Partai Konservatif Inggris Tak Layak Dipilih

Ama Farah
Terakhir diupdate: 12 Juni 2019 19:31 7:31 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 12 Juni 2019 19:31
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Sementara sepuluh calon ketua Partai Konservatif berusaha menarik perhatian kolega di parlemen agar memberikan suaranya kepada mereka, Menteri Pertama Scotlandia Nicola Sturgeon mengatakan bahwa dirinya tidak berhasrat mendukung salah satu dari mereka.

Dalam wawancara dengan redaktur politik Euronews Darren McCaffrey Selasa (11/6/2019), Sturgeon mengatakan bahwa kesepuluh kandidat itu, yang nantinya otomatis menjadi perdana menteri Inggris menggantikan Theresa May, semua memiliki “prospek buruk.”

“Boris Johnson, Michael Gove, Dominic Raab, semua inia adalah orang-orang yang menyesatkan Inggris dalam referendum Brexit,” kata kepala pemerintahan Scotlandia itu, seraya menambahkan bahwa mereka ikut andil menjadikan Inggris kacau seperti sekarang ini.

Sepuluh kandidat ketua Partai Konservatif Inggris itu adalah mantan menteri luar negeri Boris Johnson, Menteri Luar Negeri Jeremy Hunt, Menteri Lingkungan Hidup Michael Gove, mantan menteri Brexit Dominic Raab, Menteri Kesehatan Matta Hancock, Menteri Dalam Negeri Sajid Javid, Menteri Pembangunan Internasional Rory Stewart, mantan menteri Esther MvBey, mantan katua House of Commons Andrea Leadsom, serta anggota parlemen Mark Harper.

Sturgeon, yang bersikukuh menentang Brexit, mengulangi kembali seruan partainya perihal kemerdekaan Scotlandia, seraya mengatakan bahwa negerinya itu berhak untuk menentukan arahnya sendiri daripada “dikendalikan oleh orang seperti Boris Johnson yang akan mendikte kami.”

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Ketika ditanya apakah dia akan menyebutkan siapa pemimpin Uni Eropa yang mendukung kemerdekaan Scotlandia, Sturgeon menjawaba bahwa dia tidak akan meminta mereka untuk berpihak dalam masalah domestik negara manapun.

Saat dimintai komentar tentang pengakuan Michael Gove yang pernah menggunakan kokain lebih dari 20 tahun silam, Sturgeon mengatakan bahwa itu merupakan suatu masalah, tetapi dia berusaha untuk bereaksi tidak terlalu terkejut.

Dia mengatakan bahwa sebagai menteri pendidikan, Gove yang memberlakukan peraturan bahwa calon guru harus menjalani tes bebas narkoba kelas A, itu artinya ada “kemunafikan padanya.”

Dia menyebut penggunakan ganja yang dilakukannya semasa muda “bodoh”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggriskonservatifscotlandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR: Mengundang Maskapai Asing Bisa Hancurkan Maskapai Domestik
Tulisan selanjutnya Bawaslu Serahkan 134 Alat Bukti ke MK soal Sengketa Pilpres

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman

Berita
27 Agustus 2026 10:14
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?