Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kasus Penyakit Siphilis Melonjak di Inggris dan Eropa

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juli 2019 19:24 7:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Juli 2019 08:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Kasus sifilis melonjak di Eropa dengan kenaikan mencapai 70% sejak 2010, menurut laporan terbaru.

Dilansir Reuters Jumat (12/7/2019), para pakar dari European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC) mengatakan antara tahun 2010 dan 2017 kasus penyakit menular seksual itu naik lebih dari dua kali lipat di Islandia, Irlandia, Inggris, Jerman dan Malta.

Sifilis, yang disebabkan oleh bakteri, dapat menyebabkan komplikasi serius. Gejala penyakit itu biasanya dimulai dengan rasa sakit di bagian tenggorokan yang kemudian menghilang. Setelah mengalami gejala awal, penderita biasanya mengalami gejala seperti flu dan ruam di kulit.

Infeksi penyakit bisa berlangsung selama puluhan tahun, meskipun gejalanya sudah berlalu.

Sifilis meningkatkan risiko penularan HIV penyebab AIDS, dan di kalangan wanita hamil bisa mengakibatkan keguguran atau kematian janin dalam kandungan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada tahun 2010 dilaporkan terjadi 18.829 kasus sifilis di negara anggota Uni Eropa ditambah Islandia dan Norwegia.

Pada tahun 2017, jumlah itu naik menjadi 33.193 kasus meskipun Yunani dan Austria tidak menyerahkan datanya.

Inggris memiliki kasus sifilis yang tinggi. Pada tahun 2007, di sana terdapat 3.561 kasus dan di tahun 2017 terdapat 7.798 kasus sifilis. Tahun 2018, data yang dirilis Public Health England menunjukkan kenaikan kasus sifilis 2% pada tahun 2017 dibanding tahun 2016.

Hanya Malta dan Islandia yang memiliki kasus sifilis lebih tinggi per 100.000 orang dibanding Inggris.

Kenaikan jumlah kasus sifilis itu kebanyakan didongkrak oleh kaum pria, kata ECDC yang berbasis di Stockholm.

Pertambahan kasus sifilis di kalangan pasangan heteroseksual antara lain disebabkan hubungan seks tanpa pengaman (kondom), pasangan seks yang berganti-ganti, serta akibat pemakaian narkoba.

Faktor pendukung lain termasuk status sosial penderita seperti kemiskinan, ketunawismaan, etnis minoritas, serta imigran atau pengungsi.

“Kenaikan infeksi sifilis yang kita lihat di seantero Eropa … merupakan akibat dari beberapa faktor seperti orang tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks, memiliki pasangan seks lebih dari satu, ditambah kurangnya kekhawatiran akan tertular HIV,” kata Andrew Amato-Gauci, pakar penyakit menular seksual di ECDC kepada Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:sifilisUni Eropa
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amien Rais: Sangat Indah Kalau Kubu Prabowo di Luar Pemerintah
Tulisan selanjutnya Milisi Syiah Hizbullah Akan Ditarik dari Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Bendera Palestina dan Bendera Irlandia di Balai Kota Dublin
Berita

Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli

Berita
1 Juni 2026 11:20
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?