Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Jokowi Diminta Serius Tuntaskan Kasus Teror terhadap Novel

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 20 Juli 2019 06:11 6:11 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 20 Juli 2019 06:09
Bagikan
jokowi wawasan kebangsaan
Novel Baswedan dan Joko Widodo
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) diminta serius menuntaskan kasus teror penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Presiden diminta tidak mengulur-ulur waktu.

“Harusnya presiden tegas dengan langsung membentuk TGPF (tim gabungan pencari fakta), mengingat persoalan belum diungkapnya kasus NB (Novel Baswedan) karena ada dugaan kuat keterlibatan internal Polri,” ujar anggota tim kuasa hukum Novel Baswedan, Arief Maulana, di Jakarta, Jumat (19/07/2019).

Arief tak ingin pengusutan kasus Novel kembali diserahkan kepada Polri, karena itu dinilai sama saja dengan mengulur waktu dan membuat kasus itu kecil kemungkinan diungkap.

Ia pun mengkritisi satuan tugas (satgas) atau tim pencari fakta bentukan Kapolri Tito Karnavian yang dianggapnya tak memberikan manfaat apa pun. Menurut Arief, kalau dilihat dari komposisi anggota tim itu, ada 52 polisi yang tergabung di dalamnya.

Akan tetapi, keberadaan mereka sama sekali tak menghasilkan sesuatu yang baru dalam pengusutan kasus teror terhadap Novel.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Seharusnya presiden langsung bentuk TGPF independen. Polisi sudah gagal selama dua tahun lebih,” ujar Arief.

Ia menilai, tim penyidik Polres Jakarta Utara dan Polda Metro Jaya sudah gagal mengusut kasus teror terhadap Novel. Kegagalan itu dilanjutkan kembali oleh Kapolri Tito dengan membentuk Satgas.

Ia pun mempertanyakan urgensi dikembalikannya kasus teror terhadap Novel ke penyidik Polri dengan sebutan baru, “tim teknis”. Ia menilai pembentukan “tim teknis” sudah tidak perlu.

“Karena di dalam tim satgas bentukan Kapolri sebelumnya (tugasnya) tidak hanya mencari fakta namun juga penyidikan untuk ungkap pelaku. Jadi seharusnya tim kemarin secara paralel dapat melakukan penyidikan sehingga tidak perlu menambah waktu,” ungkapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo berterima kasih kepada Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) bentukan polisi soal kasus penyerangan Novel Baswedan yang dianggap sudah menyelesaikan tugasnya.

Jokowi memberi waktu tiga bulan bagi Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian agar jajarannya bisa menindaklanjuti temuan TGPF itu.

Jokowi mengucapkan terima kasih tim pencari fakta sudah menyampaikan hasilnya dan hasil itu katanya mesti ditindaklanjuti lagi oleh tim teknis untuk menyasar pada dugaan-dugaan yang ada, kata Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/07/2019).

TPF Polri memaparkan temuannya terkait teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. TPF menemukan probabilitas serangan balik atau balas dendam akibat dugaan penanganan kasus yang dilakukan Novel Baswedan dengan penggunaan kewenangan berlebihan, sebut Juru Bicara TPF Polri Nur Kholis, dalam jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (17/07/2019).

Dari pola penyerangan dan keterangan saksi korban, TPF meyakini serangan tersebut tidak terkait masalah pribadi, tapi berhubungan dengan pekerjaan Novel.

Karena itu, TPF Polri memberi rekomendasi kepada Kapolri untuk pendalaman terhadap probabilitas motif penyerangan terkait enam kasus ‘high profile’ yang ditangani Novel Baswedan.* (INI/Kmps/Trb)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Joko widodoKPKNovel Baswedanpemberantasan korupsipolisiPolrisatgas Novel Baswedan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PKS: Kominfo Harusnya Gandeng UMKM Biro Umrah dengan Digitalisasi
Tulisan selanjutnya Sulitnya Merokok di Negeri Gajah Putih

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?