Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Bush Akui Tak Temukan Senjata Pemusnah

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 Februari 2004 09:45 9:45 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 Februari 2004 09:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–“Kami belum menemukan simpanan senjata yang kami pikir ada di sana,” kata Bush dalam pernyataannya di pelabuhan Charleston, Carolina Selatan, dalam pengakuan paling tegasnya mengenai masalah menyangkut informasi intelijen pra-perang berkaitan dengan senjata Iraq.

David Kay, mantan kepala Kelompok Survei Iraq (ISG) yang bertugas membongkar simpanan senjata penghancur massal yang dituduhkan dimiliki Saddam Hussein, telah menyatakan, informasi intelijen pra-perang salah dan simpanan senjata tidak ada di Iraq sebelum invasi pimpinan AS tersebut.

Meski demikian, Bush menyatakan, “Mengetahui apa yang saya tahu saat itu dan apa yang tahu saat ini, Amerika telah melakukan hal yang benar di Iraq.”

Bush menyampaikan hal itu beberapa saat setelah direktur Badan Intelijen Pusat AS (CIA) George Tenet membela pekerjaan organisasinya meski intelijen pra-perang telah tidak tepat menuduh presiden terguling Iraq Saddam Hussein menyimpan senjata kimia dan kuman dan berusaha membuat senjata nuklir.

Tuduhan-tuduhan itu, ditambah dengan meningkatnya jumlah kematian prajurit AS dalam serangan-serangan gerilya di Iraq saat ini, membuat Bush mengambil keputusannya melancarkan perang untuk mendongkel Saddam.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tenet mengatakan dalam pernyataan di Washington, masyarakat intelijen tidak “sepenuhnya benar dan tidak sepenuhnya salah” tentang Iraq, dan menurutnya analis “tidak pernah mengatakan ada ancaman dalam waktu dekat.”

Bush dan para pejabat pemerintah lainnya mengatakan, Iraq menimbulkan ancaman “menumpuk” dan genting. Namun, Bush mengatakan Kamis (Jumat 6/2 WIB), dia telah bertindak dengan benar.

“Kita memiliki pilihan — menerima pernyataan seorang gila atau mengambil tindakan untuk membela rakyat Amerika. Menghadapi pilihan itu, saya akan membela Amerika setiap kali,” katanya.

Dalam pidatonya di depan personel militer dan pejabat lain di South Carolina itu, Bush mengecam para pengecam perang dengan mengatakan, “Jika sejumlah politikus di Washington mengambil jalan mereka, Saddam Hussein masih akan tetap berkuasa.”

“Kita tahu Saddam Hussein berniat mempersenjatai rejimnya dengan senjata penghancur massal,” kata Bush di wilayah tersebut, dalam upaya menangkis kecaman-kecaman Demokrat yang berusaha mempengaruhi pemberi suara dalam pemilihan umum.

“Pembebasan Iraq merupakan tindakan keadilan, membebaskan rakyat tertindas dari sebuah rejim jahat, Pembebasan Iraq menghilangkan sumber kekerasan dan dan ketidakstabilan dari Timur Tengah. Dan Pembebasan Irak menghilangkan seorang musuh negara dan membuat Amerika lebih aman,” tambahnya. (rtr/afp/wpd)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya RI-Australia Akan Bangun Pusat Antiteror di Indonesia
Tulisan selanjutnya Dediknas Tawarkan Dana Penelitian

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

Berita
13 Oktober 2026 05:30
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?