Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Dediknas Tawarkan Dana Penelitian

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Februari 2004 10:05 10:05 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Februari 2004 10:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Tawarab dana dari Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) ini direalisasikan melalui program riset yang disebut Riset Andalan Perguruan Tinggi dan Industri (Rapid). “Yang berbeda dari program Rapid ini adalah hasil penelitiannya harus bernilai jual dan menjadi produk unggulan negara,” kata Direktur Pembinaan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Ditjen Dikti Depdiknas Dodi Nandika di Jakarta, Sabtu pada wartawan. Menurut dia, jangka waktu penelitian maksimal yang diberikan kepada kelompok peneliti itu selama tiga tahun, sehingga total dananya mencapai lebih dari Rp 1 miliar. “Agar hasil penelitiannya memiliki nilai jual, kami juga mengundang pihak industri yang `penciuman’-nya lebih tajam atas kemungkinan berhasil tidaknya produk tersebut di pasaran,” katanya. Dodi mengatakan dana penelitian pada tahap awal diambil dari APBN untuk sektor pendidikan, dan pada tahun pertama 2004 akan dibiayai enam judul kegiatan. “Untuk selanjutnya dana penelitian kita harapkan bisa diperoleh dari partisipasi kalangan industri yang berkepentingan terhadap pengembangan produknya”, katanya. Bila industri yang mendanai sebagian atau seluruh biaya penelitian, dia menambahkan, hasil produksinya -apakah berupa barang atau bahan baku- bisa dipatenkan oleh kelompok penelitian dan perusahaan tersebut. “Pengusul harus menunjukkan potensi industri mitra yang akan memanfaatkan teknologi, dan produk hasil penelitian yang diusulkan serta kesanggupan industri mitra dalam memberikan kontribusi pendanaan tunai yang merupakan keunggulan pengusul,” katanya. Bidang-bidang penelitian yang dilaksanakan dalam program Rapid akan ditentukan dengan pola top down, yakni sebuah tim akan menentukan bidang penelitian yang dinilai sangat strategis bagi peningkatan daya saing dan kemandirian bangsa. Bidang penelitian itu meliputi pertanian dan pangan, kesehatan, teknologi informasi dan kedirgantaraan, energi terbarukan (renewable energy), material baru (new materials), dan pertahanan. Program Rapid sebenarnya memberikan kesempatan bagi terwujudnya hubungan kerja sinergis lembaga penghasil konsep dan teknologi dengan industri dan lembaga manufaktur. “Selanjutnya penelitian yang menghasilkan produk-produk industrial modern diharapkan mampu memutuskan rantai ketergantungan dengan pihak luar negeri,” katanya. Untuk membangkitkan gairah industri nasional dalam perkembangan teknologi berbasis riset, pihaknya mengharapkan pemerintah memberlakukan sistem insentif pajak bagi industri yang mendonasikan dana riset ke perguruan tinggi, atau badan litbang pemerintah berupa keringanan atau penghapusan pajak (PPn) untuk periode tertentu. (sk)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bush Akui Tak Temukan Senjata Pemusnah
Tulisan selanjutnya Asia Larang Impor Daging Ayam Asal AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Berita
22 Oktober 2026 10:33
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?