Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Lebih 160 Warga Pedalaman Suku Laoje Bersyahadat Massal

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2019 08:08 8:08 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Oktober 2019 08:08
Bagikan
Sebanyak 160 warga Suku Laoje mengikrakan dua kalimat syahadat di Kabupaten Parigi Moutong, Sulteng.
Bagikan

Hidayatullah.com– Lebih dari 160 orang warga Suku Laoje memeluk agama Islam. Suku Laoje mendiami wilayah pedalaman Kecamatan Tinombo, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ratusan warga Suku Laoje itu mengikrarkan dua kalimat syahadat secara massal di depan peserta Reuni Akbar Muallaf II di Kecamatan Sidoan, Parigi Moutong.

Direktur Yayasan Dakwah Muallaf Indonesia, Ustadz Insan LS Mokoginta mengatakan, kegiatan syahadat massal itu sudah kelima kalinya digelar.

Ustadz Moko, sapaannya, memimpin jalannya kegiatan itu. Menurutnya, syahadat massal seperti ini jarang terjadi di Indonesia, bahkan di dunia.

“Saya sudah keliling di nusantara bahkan dunia. Biasanya paling banyak 35 sampai 50 orang. Ini pengalaman yang pertama bagi saya,” ujarnya di Kota Palu, Sulteng, semalam, Kamis (03/10/2019).

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Dalam kegiatan sebelumnya, September 2018, warga yang bersyahadat jumlahnya 95 orang.

Oleh karena itu, Ustadz Moko mengajak kepada ormas-ormas Islam, para dai, kiai, ulama, ustadz, dan berbagai kalangan masyarakat agar menjaga dakwah di wilayah itu.

“Mari kita saling bergandengan tangan dan saling bersinergi, untuk menjaga dakwah di wilayah tersebut. Jika bukan kita, siapa lagi yang akan menjaga semua itu?” ungkapnya tegas.

Yayasan Muallaf Center Aya Sofya Indonesia dan Gerakan Islam Untuk Semua (GIUS) telah membangun dua mushalla. Hingga saat ini, total warga Suku Laoje yang telah bersyadahat sebanyak lebih dari 500 orang.

“Jarak masjid dan mushalla dari tempat mereka, itu bisa puluhan kilometer. Sehingga, kami bersama Yayasan Aya Sofya dan GIUS, membangun dua mushalla di wilayah atau dusun tempat mereka menetap. Alhamdulillah, salah satu dari dua mushalla tersebut sudah siap digunakan,” terangnya kutip INI-Net semalam.

Ia pun mengajak para dermawan yang ada agar ikut membantu menambah lagi pembangunan mushalla di wilayah pedalan itu, dengan harapan warga Suku Laoje memiliki rumah ibadah di wilayah mereka tinggal.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:masuk islammualafParigi MoutongSuku LaojeSuku PedalamanSultengsyahadat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Omongan Mahathir Sulit Dipegang, Tak Jelas Kapan Anwar Jadi PM
Tulisan selanjutnya PKS Mancanegara Galang Rp150 Juta untuk Korban Karhutla

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?