Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Alun-Alun Yogya Digoyang Dangdut Malam Ini, Acara Muslim United Tak Diberi Izin

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 5 Oktober 2019 17:37 5:37 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 5 Oktober 2019 17:37
Bagikan
[Ilustrasi] Gambar poster beredar di media sosial, Sabtu (05/10/2019) terkait acara Muslim United kedua yang dicabut izin tempat acaranya.
Bagikan

Hidayatullah.com– Alun-Alun Utara Yogyakarta siap digoyang dengan acara dangdut ria selama dua malam berturut-turut, yaitu pada Sabtu (05/10/2019) malam ini dan Ahad malam (06/10/2019).

Sejumlah artis asal ibu kota turut memeriahkan acara bertajuk “Semarak Dangdut Indosiar” di Alun-Alun Utara Yogyakarta tersebut. Sudaryono, Kepala Biro Indosiar Yogyakarta, telah membenarkan acara dangdut ria itu berlangsung sesuai rencana awal.

Poster acara tersebut beredar pula di media sosial.

Sementara itu, Kraton Yogyakarta tidak memberi izin panitia kegiatan Muslim United : Sedulur Saklawase yang diinisiasi oleh Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) untuk menggunakan Ndaslem Pengulon, Masjid Gedhe Kauman, serta Alun-Alun Utara.

Baca: Alasan Kraton Yogya Tak Beri Izin Muslim United Pakai Masjid Gedhe

Menurut Sudaryono, acara dangdut ria tersebut tak ada kaitannya dengan penolakan Tabligh Akbar Muslim United kedua oleh pihak Keraton Yogyakarta. Soalnya katanya waktu pelaksanaannya tidak terbentur dengan acara dangdutan itu.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

“Yang pasti acara Semarak Dangsut Indosiar, tetap berlangsung sebagaimana rencana semula,” sebut Sudaryono kutip INI-Net, Sabtu (05/10/2019).

Terkait itu, ramai dukungan terhadap kegiatan Muslim United kedua yang sesuai agenda akan digelar pada tanggal 11 hingga 13 Oktober 2019.

Di media sosial Instagram, misalnya. Akun resmi @muslimunited.official terus mengeluarkan unggahan terkait acara tersebut

Mulai Jumat (04/10/2019), akun itu mengunggah sejumlah video dukungan terselenggaranya Muslim United kedua. Video dukungan ini datang dari berbagai pihak, seperti Yukngaji Kulon Progo, @paskas.indonesia, @infaqberasjogja, dan @carakeren.

Akun @muslimunited.official turut mengimbau para pengikutnya agar membuat video dukungan acara Muslim United.

“Monggo boleh membuat video dukungan dari daerah masing-masing. Insya Allah kita repost feed dan story,” petikan ungggahan itu.

“Min acaranya dibatalkan ya? Oh tidak! Insya Allah tetap lanjut,” tulisan unggahan lainnya.

Baca: Acara Muslim United Bertema Ukhuwah Dibuka di Masjid Gedhe Kauman

Sebagaimana diketahui, Tabligh Akbar Muslim United kedua terancam batal digelar gara-gara izin tempat acara ini dicabut. Sebelumnya acara ini akan menempati Alun-alun Utara Kraton Yogyakarya dan Masjid Gedhe Kauman.

Akan tetapi, pihak Keraton, GKR Condrokirono, menerbitkan surat larangan penggunaan wilayah tersebut untuk Tablig Akbar Muslim United kedua.

Humas Polda DIY, AKP Yulianto, saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya belum mengetahui tentang acara tersebut. “Silakan ditanyakan kepada panitia saja,“ ujarnya kepada wartawan, Sabtu (05/10/2019).

Menurut menantu Sultan HB X, KPH Notonegoro, tidak perlu ada penjelasan apa alasan tidak diberikannya izin penggunaan tempat tersebut untuk acara Muslim United. Sebab, sebutnya, semua fasilitas itu milik pribadi Kraton Yogyakarta, sehingga tidak perlu alasan untutk menjelaskan penolakan izin tersebut.

Sebelumnya Sri Sultan HB X secara tegas mengatakan, pihaknya tidak mengizinkan Alun-Alun Utara dan Ndalem Pengulon untuk berbagai kegiatan itu.

“Ya tidak (mengizinkan) to, fungsinya bukan untuk itu,” sebut Raja Keraton Ngayogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Baca: Baru Hijrah, Peserta Muslim United ke Jogja Bersepeda Motor

Sultan menganggap, Ndalem Pengulon yang berada di kompleks Masjid Gedhe Kauman bukan tempat untuk menyiapkan makanan.

Diketahui, Ndalem Pengulon merupakan tempat tinggal pejabat penghulu Keraton yang mengurusi masalah keagamaan di Keraton Yogyakarta.

“(Ndalem) Pengulon itu (hendak digunakan) untuk tempat menyiapkan makanan. Kan bukan bagiannya Pengulon untuk makanan,” ujar Sultan yang juga merupakan Gubernur DIY ini.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dangdutJogjakartaKaumanMasjid GedheMuslim UnitedSri Sultan HB XUkhuwahYogyakarta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 10.080 Orang Mengungsi dari Wamena
Tulisan selanjutnya Akan Dijadikan Obat dan Perhiasan, 342kg Tulang Singa Disita

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Berita
3 Juni 2026 13:30
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?