Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Kurdi Suriah Tak Lagi Prioritaskan Jaga Tawanan ISIS

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Oktober 2019 20:14 8:14 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Oktober 2019 20:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Pasukan Kurdi yang diserang pasukan Turki di bagian utara Suriah mengatakan tidak lagi memprioritaskan penjagaan terhadap orang-orang ISIS yang mereka tawan apabila serangan terus berlanjut.

Pasukan Kurdi Syrian Democratic Forces (SDF) saat ini menahan ribuan tersangka anggota ISIS sebagai tawanan.

Daerah di bagian timur laut Suriah yang dikontrol SDF sejak hari Rabu (9/11/2019) dibombardir pasukan Turki, yang ingin membuat zona aman di kawasan itu.

Lebih dari 50 warga sipil dikabarkan sudah tewas sejauh ini di kedua sisi perbatasan.
Kurdi menuding Kurdi Suriah sebagai teroris dan ingin mendesak mereka mundur menjauhi zona aman 30 kilometer ke dalam wilayah Suriah.

Turki juga akan menempatkan lebih dari 3 juta pengungsi Suriah, yang sekarang mengungsi di negaranya, di zona aman tersebut.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Memerangi pasukan Turki di perbatasan Suriah menghalangi SDF dari mengawal kamp-kamp dentensi yang dikuasainya yang berisi para tawanan ISIS alias IS alias Daesh, kata pejabat senior Kurdi Redur Xelil dalam pernyataan yang disiarkan di televisi hari Sabtu.

“Menjaga tawanan IS tidak lagi menjadi prioritas. Siapa saja yang peduli untuk mengamankan para tawanan yang ditahan dipersihlahkan datang dan mencari solusinya,” imbuh Xelil, seraya menambahkan bahwa pasukan SDF akan fokus melindungi “kota-kota dan rakyat kami.”

Dia juga memperingatkan bahwa serangan Turki tersebut justru akan membuat kelompok ISIS bisa menggalang kekuatan dan bersatu kembali.

Sejauh ini, menurut Xelil, sel kelompok ISIS yang berada di kota Qamishli dan Hassakeh sudah bangkit lagi.

Pernyataan Xelil itu diutarakan setelah sehari sebelumnya terjadi serangan bom mobil bunuh diri di kedua kota itu, yang keduanya diklaim dilakukan oleh ISIS alias Daesh.

SDF mengatakan akibat serangan Turki pada hari Jumat, lima tawanan ISIS berhasil kabur dari tahanan di Qamishli.

Saat ini pasukan SDF menawan lebih dari 12.000 tersangka anggota ISIS di 7 penjara. Dan dari jumlah itu seidaknya 4.000 merupakan orang asing dari berbagai negara. Di mana lokasi 7 penjara yang dikelola SDF tidak dijelaskan dengan gamblang, tetapi sebagian kabarnya berada dekat dengan perbatasan Turki.
Dua kamp yang dikuasai SDF, Roj dan Ain Issa di mana keluarga dari tersangka anggota ISIS ditahan, berada di kawasan yang akan dijadikan zona aman oleh Turki.

Sementara itu di tempat terpisah, seorang wanita politisi dan aktivis HAM Kurdi dikabarkan terbunuh bersama sembilan warga sipil di sebuah jalan di bagian utara Suriah pada hari Sabtu (11/10/2019), kata kelompok monitoring Syrian Observatory for Human Rights (SOHR).

Wanita bernama Hervin Khalaf itu, yang merupakan sekjen Partai Masa Depan Suriah, disergap dan ditembak mati bersama sopir dan asistennya, ketika dalam perjalanan pulang dari pertemuan di Hasaka, kata partainya seperti dilansir BBC.

SDF mengatakan bahwa orang-orang dari Syrian National Army (SNA) –pasukan pemberontak Suriah dukungan Turki– yang menyergap dan membunuh wanita itu. Akan tetapi, SNA mengatakan kelompok mereka tidak bergerak sejauh itu, lapor Reuters.
Turki mengatakan akan mengurus para tersangka ISIS yang tertangkap olehnya ketika pasukannya melancarkan serangan di bagian utara Suriah itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ISISKurdi SuriahTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Eks Presiden Jacob Zuma Gagal Hentikan Gugatan Korupsi
Tulisan selanjutnya California Larang Produk Terbuat dari Bulu Binatang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?