Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pengamat Amerika Kritik dan Puji Pemerintah Indonesia soal Hoax

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2019 08:32 8:32 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2019 08:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para pengamat teknologi informasi (TI) Amerika mengkritik sekaligus memuji pemerintah Indonesia terkait penangkalan atas menyebarnya hoax di negeri ini.

Hal itu mereka ungkapkan dalam forum media digital yang digelar di Kota Washington DC, Amerika Serikat, pekan lalu.

Pakar Amerika memuji Indonesia yang dianggap cerdas dalam menangkal berita hoax di tengah pesatnya informasi global.

Janet Stell dari University of George Washington mengkritik cara Pemerintah Indonesia dalam memberantas pemberitaan hoax dengan melakukan pembatasan sambungan internet ataupun melalui alat perangkat undang-undang.

Mereka menganggap kebijakan tersebut justru membatasi kebebasan warga negara untuk berpendapat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Janet mengkau tidak ingin Pemerintah Amerika nantinya melibatkan diri dalam menentukan suatu hal sebagai disinformasi hanya karena tidak menyukai konten berita.

“Jangan membuat UU untuk meredam hoax, tetapi tekan Facebook, dan perusahaan serupa untuk meregulasi platform mereka sendiri,” ujarnya.

Di sisi lain, pada forum itu, para pengamat TI Amerika merasa optimistis setelah melihat mekanisme Indonesia untuk memerangi berita bohong.

Menurut Janet, orang yang ingin mengecek berita itu fakta atau hoax adalah orang yang skeptis dan melek media.

Menurutnya, kebanyakan orang hari ini akan membagikan berita tanpa mengecek dulu kebenarannya.

“Organisasi berita yang saya lihat di sini adalah cek fakta yang dibentuk oleh beberapa organisasi berita di Indonesia. Mereka melakukan pekerjaan luar biasa dalam mengecek fakta dan membongkar berita-berita palsu,” ujarnya di Washington DC kutip INI-Net, Senin (21/10/2019).

Pengamat lainnya, Adam Paul D Third dari University of Southern California, menilai adanya lembaga pemerintah yang melakukan upaya untuk meredam polarisasi tentang hoax.

“Contohnya, KPU meluncurkan pusat myth buster yakni Bawaslu, yang mendapat mandat untuk menanggapi dan mengantisipasi pelanggaran pemilu,” ujarnya dalam satu diskusi panel yang berbeda di Amerika.

Menurut Adam, Bawaslu membuat deklarasi untuk menangkis dan melawan pembelian suara, penghinaan, penghasutan, dan konflik yang memecah-belah Indonesia.

Adam menyebut bahwa hal itu belum dilakukan di Amerika. Namun, saat ini Adam mengaku sedang mengupayakan untuk bekerja sama dengan pemerintah lokal dan negara bagian dalam menangani isu serupa dengan yang terjadi di Amerika.

Adam pun memandang ada negara lain yang menghadapi isu hoax dengan cara lebih buruk.

Namun, kata Adam, meski efek negatif dari perkembangan ekonomi digital yang pesat meresahkan banyak kalangan, dia optimistis bahwa itu akan teratasi dengan semangat warga Indonesia untuk menyuarakan pendapat mereka.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikathoakshoaxkebebasan berpendapatmedia sosialUU ITE
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pengungsi Rohingya di Bangladesh Setuju Pindah di Pulau Bengala yang Rawan Banjir
Tulisan selanjutnya Sertifikat Halal LPPOM MUI Tetap Berlaku

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?