Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Makin Banyak Perusahaan Jepang Tak Terima Perokok Jadi Karyawan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Oktober 2019 20:03 8:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Oktober 2019 20:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dipicu oleh perubahan undang-undang yang mempromosikan kesehatan di tempat kerja, semakin banyak perusahaan Jepang mengharuskan seseorang berhenti merokok apabila ingin diterima menjadi karyawan.

Usaha menengah dan kecil berupaya menjadikan perusahaan mereka berbeda dengan peraturan itu sebab mereka harus bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar dalam mencari sumber daya manusia berbakat.

Sanwacompany Ltd, perusahaan desain dan penjual perlengkapan dapur serta kamar mandi berbasis di Osaka, sudah melarang para karyawannya merokok selama jam kerja sejak bulan Juli. Karyawan dilarang keras merokok tidak hanya di ruang pamer tetapi juga di tempat-tempat yang mereka kunjungi untuk keperluan bisnis (pekerjaan).

Perusahaan itu bertekad menjadi perusahaan yang benar-benar bebas dari rokok, sehingga mensyaratkan tidak merokok bagi lulusan baru yang akan melamar pekerjaan di tempatnya mulai April 2021.

Sanwacompany juga mengharuskan 200 karyawannya menjalani pemeriksaan medis tahunan.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Perusahaan berkeyakinan dapat mengurangi biaya perawatan sakit apabila mengurangi risiko sakit di kalangan pekerjanya.

Sejak musim semi lalu, Div Inc yang menawarkan kursus programming hanya menerima pegawai bukan perokok. Perusahaan berbasis di Tokyo itu juga mengharuskan pegawai tidak merokok selama di dalam dan di luar jam kerja setelah mereka diterima bekerja di tempatnya. Bagi perokok yang diterima bekerja sebelum peraturan itu diberlakukan, perusahaan menanggung biaya medis bagi karyawannya yang masuk klinik berhenti merokok.

Sejak beberapa tahun lalu, Washington Shoes Co peritel sepatu berbasis di Toyama hanya mau menampung surat lamaran kerja dari orang yang tidak merokok. Dan perusahaan akan memastikan pelamar kerjanya bukan perokok dalam sesi wawancara.

Anak perusahaan di Jepang dari perusahaan farmasi raksasa Pfizer asal Amerika Serikat dan Sompo Himawari Life Insurance Inc sudah mengumumkan bahwa mereka hanya akan menerima pegawai bukan perokok mulai musim semi mendatang, lapor Asahi Shimbun Kamis (31/10/2019).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepangrokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Gegara Penumpang Masak, Kereta di Pakistan Terbakar 73 Orang Tewas
Tulisan selanjutnya Baitul Wakaf Luncurkan Program Aksi Wakaf Road to School

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India

Berita
19 Oktober 2026 21:48
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?