Hidayatullah.com—Pada hari Natal tahun ini hujan cukup banyak tercurah dan cuaca cukup dingin di Australia, tetapi sayangnya tidak cukup untuk memadamkan api di dua kebakaran besar yang melahap lahan di daerah pegunungan di sebelah barat Sydney.
Dua kebakaran lahan saat ini masih merajalela di kawasan Blue Mountains, pegunungan di bagian barat New South Wales (NSW). Sekitar 2.000 petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api di hari Natal, berlomba dengan waktu sebelum suhu udara kembali panas akhir pekan ini.
Suhu udara di NSW diperkirakan akan merangkak naik menjadi 40 derajat Celcius. Saat ini petugas memanfaat suhu udara yang menurun untuk memperkuat barisan pemadam api, kata NSW Rural Fire Service hari Rabu (25/12/2019) seperti dilansir DW.
Di bagian utara dari lokasi kedua kebakaran itu lahan yang hangus sudah mencapai setengah juta hektar.
Sementara itu di Adelaide di bagian selatan Australia, sebanyak 200 petugas pemadam kebarakan dikerahkan pada hari Natal. Pekan lalu, suhu udara di ibu kota negara bagian itu mencapai 40 derajat Celcius.
Delapan orang sudah dilaporkan tewas akibat kebakaran besar di Australia yang sudah berlangsung selama beberapa pekan ini. Dua di antara mereka adalah petugas damkar. Api sudah menghanguskan hampir 1.000 rumah dan lebih dari 3,7 juta hektar lahan.
Dalam pesan Natal-nya, Perdana Menteri Scott Morrisin mengucapkan terima kasih kepada para sukarelawan yang membantu memadamkan api.
PM Morrison sendiri dihujani kecaman akibat keputusannya untuk mengajak keluarganya berlibur ke Hawaii di saat kebakaran besar melanda banyak daerah dan rakyat kehilangan tempat tinggal.*