Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Advertorial

Ikhtiar Hadirkan Pesantren Al-Qur’an di Sembalun

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 November 2019 14:24 2:24 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 November 2019 15:00
Bagikan
Desa Sembalun di kaki Gunung Rinjani, NTB
Bagikan

SEBAGAI salah satu kawasan berkembang yang terkenal dengan Rinjani-nya sebagai gunung tertinggi ketiga di Indonesia, Sembalun layaknya menjadi “patahan surga” dengan kemolekan panoramanya.

Namun, di tengah geliat di kawasan baru berkembang ini, ada pula keresahan yang menggelayuti. Setidaknya itulah yang dirasakan Ustadz Abdul Rahman.

Pemangku adat Desa Sembalun, di kaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini berharap Sembalun tak kehilangan jatidirinya sebagai kawasan yang dulu dikenal dengan semarak keislamanannya. Namun, kini pelan-pelan memudar.

“Seiring Sembalun maju pesat yang sudah beberapa kali dapat gelar internasional, namun bersamaan dengan hal tersebut generasi muda kita kondisinya memprihatinkan,” kata Abdul Rahman dalam obrolan dengan tim Posdai beberapa waktu lalu.

Pada tahun 2016 lalu Desa Sembalun meraih gelar World Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang World Halal Tourism Award (WHTA) 2016 di Abu Dhabi, UEA.

Baca Juga

Buat Avatar Profil Kartun Unik dari Foto Anda
Pengaruh Desain Pedang Tiongkok terhadap Gaya Pedang Demon Slayer
BMH Bersama Impact Dampingi Pemberdayaan Perempuan Eks-Baduy Kembangkan Kerajinan Koja di Lebak
Apa yang Ramadan Ingatkan Kita tentang Strategi Trading Jangka Panjang
Panduan Lengkap Mengonversi PNG ke JPG dengan Mudah dan Efisien

Sembalun hari ini pun kian molek. Kata Rahman, tanah-tanah di Desa Sembalun mulai dilirik oleh pemilik modal khususnya lingkaran korporasi dimana lokasi ini sebagai kawasan wisata baru berkembang. Tak pelak, orang-orang Sembalun menjual lahannya dan sedikit demi sedikit pergi meninggalkan desa.

Dalam rangka terus menjaga warisan Islam serta menghidupkan kegiatan dakwah di kawasan Sembalun, Ketua Kemangkuan Adat Sembalun ini menggandeng Persaudaraan Dai Indonesia (Posdai) untuk membuka Pesantren Tahfidzul Qur’an di desa ini, guna melahirkan dai yang diharapkan kelak menjadi banteng umat di daerah rawan pendangkalan aqidah ini.

Niat saja tidak cukup. Perlu adanya konsolidasi bersama sebab pembangunan pondok pesantren Al Quran ini terhalang oleh upaya penguasaan dari pihak-pihak tertentu. Lahan tanah bekas pertanian itu pulalah yang kini terus diperjuangkan Ustadz Rahman agar jangan sampai jatuh ke tangan yang salah. Pasalnya, tanah seluas 15.000m² persegi tersebut sudah berkali-kali ingin dikuasai oleh sejumlah pihak termasuk beberapa korporasi yang datang menawar, namun Rahman terus bertahan.

Di waktu yang sama, Ustadz Rahman menghadapi dilema yang tak kalah berat. Ia masih memiliki tanggungan yang harus dilunasi kepada salah satu ventura (lembaga peminjaman) di NTB karena pernah meminjam dana sebesar 50 juta pada tahun 1995 untuk usaha kelompok tani di lahan itu. Nahasnya, proyek perkebunan tersebut gagal pasar. Kelompok taninya bubar, tak ada yang membantu. Rahman tinggal sendirian.

Tak lama usai terjadi bencana gempa yang melanda Lombok pada pekan pertama 6,4 SR hari Ahad (29/08/2018), ventura tersebut memanfaatkan kesempatan di tengah situasi Sembalun yang sebagian besar masih luluh lantak. Dalam kondisi seperti itu, tentu semua orang butuh duit. Ventura itu datang menagih dan mendesak agar tanah tersebut sebagai gantinya.

Keruan saja Rahman kelimpungan. Di waktu yang sama ia tak punya uang. Namun ia tetap bersikeras tak akan melepas tanah yang sudah diniatkan akan dijadikan pondok pesantren Al Quran itu.

“Kita sangat keras untuk tidak menjualnya karena kita akan manfaatkan untuk dakwah,” kata Ustadz Rahman.

Semoga dengan melalui sinergi pengembangan dakwah bersama Posdai dengan mendirikan Pesantren Tahfidzul Quran di atas tanah Desa Sembalun tersebut, akan semakin menyemarakkan dakwah dan aktivitas keislaman di Sembalun yang kini mulai mulai marak praktik sinkretisme.

Agar dapat dimulainya pembangunan pesantren Al-Qur’an ini, dibutuhkan biaya sebesar Rp 70 juta untuk melunasi utang yang tertunggak di ventura.

Donasi Anda mendukung pengembangan dakwah dan kiprah dai di berbagai daerah untuk kesinambungan peran membangun umat dan menegakkan peradaban bangsa.

Salurkan donasi terbaik Anda ke Bank Syariah Mandiri 7116026133 dan Bank BNI Syariah 5550044331, Rekening Atas Nama Yayasan Dakwah Hidayatullah Pusat Jakarta.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dakwahPondok PesantrenPos DaiSembalun
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya DPR: BPJS Harusnya Gratis, Bukan Malah Iuran Dinaikkan
Tulisan selanjutnya Presiden Jokowi: Negeri Ini Sudah Kebanyakan Peraturan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Advertorial

Mengoptimalkan Kreativitas Digital dengan Video AI dan Buat Logo yang Profesional

12 Februari 2026 16:35
Advertorial

Revolusi Kreatif: Bagaimana Alat Online dan Teknologi Cerdas Mengubah Dunia Pengeditan Video

12 Februari 2026 15:35
Advertorial

Cara Buat Logo Animasi Menggunakan Online Video Editor

2 Februari 2026 16:32
Advertorial

Panduan Langkah demi Langkah: PNG ke JPG untuk Editing Video AI

2 Februari 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?