Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Ekonomi Syariah

Perusahaan Indonesia-Malaysia Bangun Pusat Keuangan Syariah Internasional

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 9 Desember 2019 09:38 9:38 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 9 Desember 2019 09:38
Bagikan
Acara pemancangan perdana (ground breaking) pembangunan gedung kembar Menara Syariah di Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara, Ahad (08/12/2019).
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan-perusahaan dari dua negara serumpun Melayu, Indonesia-Malaysia, bekerja sama membangun kawasan pusat keuangan syariah internasional di wilayah Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Jakarta Utara.

Pada Ahad (08/12/2019), dilakukan pemancangan perdana (ground breaking) pembangunan gedung kembar Menara Syariah tersebut.

Presiden Joko Widodo menyampaikan, pemancangan perdana Menara Syariah PIK 2 ini tidak semata bangunan tinggi.

Tapi katanya juga menunjukkan eratnya hubungan Indonesia-Malaysia, karena proyek bangunan ini merupakan kerja sama perusahaan Indonesia-Malaysia.

“Mudah-mudahan kerja sama kedua negara terus meningkat, serta dengan bangunan Menara Syariah ini membuka lapangan kerja baru, dan mendukung iklim investasi di Indonesia. Selamat dan sukses atas pemancangan perdana Menara Syariah ini,” ucap Jokowi dalam sambutannya lewat video yang ditayangkan pada acara tersebut sebagaimana dikutip website resmi Kementerian Agama, Senin (09/12/2019).

Baca Juga

Komitmen MUI Kembangkan Ekonomi Syariah
Komitmen MUI Kembangkan Ekonomi Syariah
Baitul Wakaf Jalin Kemitraan Strategis dengan Fundex di ISEF 2023
Gara-gara Paylater, Makin Banyak Gen Z Terlilit Utang yang Membengkak
Cintai Bumi Melalui Investasi Green Sukuk Ritel
Indonesia Ajak Anggota OKI Majukan Industri Halal

Sejumlah menteri Jokowi hadir pada acara itu, antara lain Menteri Agama Fachrul Razi didampingi istrinya Hani Fachrul Razi, Menteri Kabinet Indonesia Maju dan kepala lembaga negara, Wakil ketua DMI Syafruddin, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, serta Gubernur DKI Jakarta dan Gubernur Banten atau yang mewakili.

Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Indonesia akan menjadi pasar terbesar halal dunia.

Dengan penduduk Muslim besar dunia menjadikan Indonesia akan lebih mudah menggenggam pangsa pasar ekonomi syariah. “Rangkul siapa saja yang mau berinvestasi ke Indonesia,” ujar Luhut meminta.

Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengapresiasi dibangunnya gedung Islamic Center ini. Proyek yang akan mempekerjakan 5.000 sampai 20.000 tenaga kerja ini dinilai akan menciptakan lapangan pekerjaan cukup besar.

Menurutnya, saat ini pasar keuangan syariah di Indonesia terus meningkat dan harus terus ditingkatkan. Dari 34 bank syariah, 54 asuransi yang ada di Indonesia masih memilki ruang untuk berkembang lebih luas. Ekonomi Indonesia pun diharapkan bisa terus berkembang maju.

“Program ini mendapat support yang baik dari Bupati Tangerang. Kota yang penuh toleransi, dan mengurangi radikalisme. Selamat, dan semoga program ini menambah para investor yang masuk ke Indonesia dalam menambah lapangan pekerjaan,” sebut Airlangga.

Menurut Presiden Direktur Agung Sedayu Group, Nono Sampono, pembangunan menara kembar itu merupakan awal dari megaproyek kawasan pusat keuangan syariah internasional di kawasan PIK 2.

Lewat laporannya, Nono menyampaikan, pengembangan Kawasan PIK 2 ini mencapai 23,5 hektare. Sedangkan Menara Syariah ini akan berdiri di atas lahan seluas empat hektare. Adapun proses pembangunan memakan waktu sekitar 20 bulan, menelan biaya sebesar Rp 3,4 triliun.

Kata Nono, gedung ini ditargetkan akan membuka lapangan pekerjaan untuk sekitar 5.000 karyawan. Gedung kembar Menara Syariah itu didesain memiliki 29 lantai. Di dalamnya akan dibangun juga permukiman masyarakat, rumah sakit, sekolah, universitas, dan fasilitas olahraga penunjang lainnya.

Menara Syariah ini dirancang oleh desainer dari DP Architecs Ltd, yang dianggap berpengalaman mendesain gedung sejenis di Timur Tengah.

Sedangkan perusahaan yang akan membangun Menara Syariah ini di antaranya investor dari dalam negeri, yaitu PT Bangun Kosambi Sukses, kerja sama dua konglomerat Agung Sedayu Group dan Salim Group, PT Fin Centerindo, serta investor Malaysia, Matrix Concepts Holdings Berhad. Sebagai penasihat keuangan yaitu PT Nikko Sekuritas Indonesia.

Agung Sedayu Group dan Salim Group pun menggandeng sejumlah investor mancanegara untuk memenuhi kebutuhan pembangunan. Sebab, keseluruhan Kawasan Keuangan Syariah Internasional itu akan membutuhkan investasi US$ 5 miliar atau sekitar Rp 70 triliun dan jangka waktu 10 tahun.

Nono menyebut, menurut islamic financial service world, Indonesia mendudukui 10 besar dunia. Berdasarkan data saat ini, perekonomian berbasis syariah di Indonesia terus berkembang mengingat bangsa Indonesia juga mayoritas Muslim terbesar dunia.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Ekonomi Syariahgedung kembarIndonesia-MalaysiaKeuangan SyariahMenara SyariahPembangunanPIK
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Indonesia Baru Punya Satu LPH yaitu LPPOM MUI
Tulisan selanjutnya Dana Insentif Rp23 M Diberikan ke Dai, Guru Ngaji, Imam, Penyuluh Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Berita
30 Mei 2026 13:38
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Ekonomi Syariah

KTT Halal Dunia dan Pameran Halal OKI ke-9, Erdogan: Pasar Halal Makin Disukai Semua Kalangan

25 November 2022 09:40
Ekonomi Syariah

Ibnu Sina dan Konsep Negara Adil Makmur

12 November 2022 22:10
Ekonomi SyariahNasional

Inilah 8 Standard Kehalalan Kosmetik Berdasarkan Fatwa MUI yang Perlu Diketahui

4 November 2022 23:20
Ekonomi SyariahNasional

MUI: Keuangan Syariah Instrumen Perkuat Pembiayaan UMKM

25 Oktober 2022 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?