Hidayatullah.com–Setiap sekolah dan perguruan tinggi di wilayah Wales, Inggris, akan diberikan akses ke dana £3,1 juta untuk mengatasi “kemiskinan masa haid” di tahun 2020.
Pemerintah Wales mengatakan akan menyediakan dana guna memastikan produk sanitari tersedia bagi pelajar yang memerlukannya.
Ini sudah tahun kedua dana sebesar itu disediakan untuk membeli pembalut wanita.
Dana £220.000 lain akan diberikan ke dewan-dewan daerah, guna memastikan pembalut tersedia di perpustakaan, di tempat-tempat pertemuan umum bagi kaum Hawa yang tidak mampu membelinya.
Amber dan Rebecca, dari Carmathenshire Youth Council, mengatakan masalah kemiskinan masa haid itu disoroti dalam pertemuan UK Youth Council.
“Sungguh kami semua tercengang, ketika mengetahui remaja-remaja putri di daerah ini ketinggalan pelajaran dan bahwa 1 dari setiap 10 anak perempuan usia 14-21 di Inggris tidak sanggup membeli produk sanitasi (pembalut). Oleh karena itu sebagai dewan pemuda kami memutuskan untuk mengadakan kampanye kemiskinan masa haid,” kata aktivis pemuda tersebut seperti dikutip BBC Kamis (3/1/2020).
“Di setiap sekolah kami meletakkan kotak berisi paket tampon dan pembalut gratis yang dapat diambil para siswi kapan saja selama jam sekolah,” imbuh mereka.
Mereka juga mengadakan kerja sama dengan jaringan toko kosmetik ternama The Body Shop, di Carmarthen, guna memastikan kaum Hawa mendapatkan akses produk sanitari gratis setiap hari, tidak hanya di sekolah.
“Sungguh menyedihkan ada stigma dan anak-anak gadis mungkin merasa malu untuk meminta bantuan. Jadi dengan menempatkannya di sekolah, di perkumpulan pemuda, di toko Body Shop, anak-anak perempuan bisa mendapatkan produk itu tanpa stigma lagi.”
Wakil menteri pemerintah Wales yang juga pimpinan kode etik dewan setempat Jane Hutt mengatakan bahwa pemerintah mengalami kemajuan dalam menanggulangi kemiskinan masa haid. Pada tahun 2019 pemerintah Wales menyediakan dana £2,3 juta untuk pengadaan produk sanitasi gratis, dan untuk tahun 2020 disediakan dana £3,3 juta.
Elyn Stephens, anggota dewan daerah Rhondda Cynon Taff, berharap dana besar yang disediakan pemerintah Wales itu tidak dipakai sesuka hati oleh pemerintah-pemerintah daerah di bawahnya. Dia juga berharap nantinya siapa saja warga Wales yang membutuhkan produk sanitari gratis itu bisa mengaksesnya, tidak peduli di wilayah kodepos mana mereka tinggal.*