Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ibu Negara Namibia akan Sumbangkan Semua Hartanya Bila Wafat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Februari 2020 20:45 8:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Februari 2020 20:03
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Ibu Negara Namibia berjanji akan menyumbangkan seluruh harta kekayaannya untuk amal ketika dia wafat, lapor Thomson Reuters Foundation.

Kekayaan Monica Geingos, yang diperkirakan mencapai $3 juta, rencananya akan diserahkan kepada One Economy Foundation.

Yayasan yang didirikan Geingos itu memberikan pinjaman uang kepada wirausahawan, memberikan hadiah bantuan kepada para pelajar dan korban kekerasan gender. Di antara pengurus yayasannya ada seorang sekuriti dan seorang pembantu rumah tangga.

“Saya berkeyakinan kuat bahwa warisan adalah salah satu pendorong ketidaksetaraan,” kata Geingos kepada Thomson Reuters Foundation, seperti dilansir BBC Kamis (13/2/2020).

Setelah Presiden Hage Geingob terpilih sebagai pemimpin Namibia pada tahun 2015, dia dan istrinya mengumumkan bahwa aset gabungan mereka mencapai sekitar $7,4 juta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dalam wawancara dengan Reuters Foundation Geingos membantah rumor bahwa dia memiliki ambisi politik.

“Saya tidak siap untuk jabatan politik apapun … Saya berkeyakinan kuat bahwa Anda tidak perlu menjadi seorang politisi untuk dapat membuat suatu perubahan,” ujarnya.

Istri Presiden Namibia itu, yang berprofesi sebagai seorang pengacara, banyak menangani korban pelecehan seksual tahun lalu, ketika gerakan #MeToo Namibia viral di media sosial di mana ratusan wanita menyebut nama sejumlah tersangka predator seksual.

“Dari semua pencapaian yang saya telah raih, titel ibu negara bukanlah sesuatu yang sangat membanggakan bagi saya, sebab saya tidak melakukan apa-apa untuk meraihnya, yang saya dapat semata karena perkawinan,” kata Monica Geingos.

“[Gelar] itu, bagi saya, sebuah bentuk keistimewaan tanpa perlu usaha untuk mendapatkannya, tetapi … itu telah mengubah banyak pandangan saya tentang isu-isu sosial-ekonomi di negara ini,” imbuhnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Monica GeingosNamibia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Wan Azizah: Dr. M Harus Tepati Janji Alihkan Kepemimpinan kepada Anwar
Tulisan selanjutnya Tariq Ramadan Resmi Dikenai 2 Lagi Dakwaan Pemerkosaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII

Berita
5 November 2026 18:51
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’

Terbaru

  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
  • Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang
  • Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’
  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?