Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pakar Kesehatan India: Obat Coronavirus Guru Yoga Baba Ramdev Membodohi Publik

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2020 18:18 6:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2020 18:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Para ahli kesehatan India mempertanyakan klaim guru yoga populer Baba Ramdev yang mengatakan telah menemukan ayurveda yang dapat mengusir coronavirus.

Dalam video promosi yang dirilis pekan lalu Ramdev, yang mengenakan pakaian khasnya berupa jubah warna jingga dan sambil membawa obat dari tanaman yang diproduksi Patanjali (perusahaan yang didirikannya), berkata, “Kami sudah melakukan riset ilmiah dan menemukan Ashwagandha … mencegah percampuran protein corona dengan protein manusia.”

Dia tidak memberikan bukti riset tersebut, yang menurutnya telah dikirim ke sebuah jurnal internasional yang tidak disebutkan namanya.

Sampai sekarang belum ada vaksin atau obat yang disetujui untuk mengobati atau mencegah Covid-19, yang ada hanya riset vaksin yang masih terus dilakukan dan metode perawatan yang terus dikembangkan.

“Pesan-pesan semacam itu menimbulkan perasaan aman palsu. Orang dari kalangan tak berpendidikan tinggi yang akan tertipu,” kata Dr. Giridhar Babu, seorang profesor epidemiologi di Public Health Foundation of India, mendesak pemerintah agar segera melarang iklan-iklan semacam itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Bahkan cuitan-cuitan di Twitter tentang risiko imunitas akan membuat orang bingung, imbuh Babu.

Upaya untuk menghubungi Patanjai dan Ramdev lewat telepon dan email tidak satupun yang mendapat tanggapan, lapor Reuters Rabu (17/3/2020).

Dalam serangkaian cuitan di Twitter dengan hashtag #YogaForCorona, Ramdev juga mendesak warga India agar melakukan yoga untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Ayurveda merupakan sistem kuno yang mencakup obat-obatan herbal, olahraga dan aturan makan yang dipraktikkan jutaan orang di India. Singkatnya, metode komprehensif tradisional India untuk menjaga kesehatan tubuh.

Patanjali, salah satu merek ternama untuk produk-produk ayurveda, dan beberapa perusahaan sejenis di India, gencar menawarkan produk mereka di negara yang dihuni 1,3 miliar orang itu.

Coronavirus sudah menjangkiti hampir 200.000 orang di dunia dan lebih dari 140 orang di India, di mana tiga orang sudah meninggal dunia akibat Covid-19.

Cuitan perusahaan-perusahaan ayurveda membuat geram kaum profesional kesehatan yang khawatir ulah mereka justru akan mengacaukan upaya pemberantasan wabah coronavirus.

Media lokal mengabarkan bahwa Ramdev, nama yang sangat populer di masyarakat India, juga mendesak agar orang-orang menggunakan pembersih tangan dan menjaga jarak dengan orang lain, rekomendasi yang sama disarankan oleh pakar kesehatan global.

Perdana Menteri India Narendra Modi, seorang politisi nasionalis Hindu, pada tahun 2014 membuat Kementerian Ayush untuk mempromosikan ayuverda dan yoga, yang dipandang sebagai tradisi dan warisan budaya Hindu India yang mendunia.

Manoj Nesari, seorang penasihat di kementerian itu, mengatakan ramuan yang ditawarkan perusahaan-perusahaan ayuverda itu manjur meningkatkan daya tahan tubuh. Namun, dia menambahkan bahwa dia tidak mengetahui perihal klaim yang menyebutkan bahwa ayurveda ampuh melawan coronavirus.

“Coronavirus merupakan virus baru jadi jelas sekali tidak ada bukti (bahwa ayureda ampuh). Begitu ada pengaduan yang masuk kami akan memeriksanya. Sekarang saya tidak dapat memberikan komentar,” kata Nesari.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Baba Ramdevcoronavirus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Coronavirus Mempengaruhi Biaya Hidup di Sejumlah Kota
Tulisan selanjutnya Coronavirus: BBC Siarkan Kebaktian Gereja Virtual dan Tips Memasak ala Kadarnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?