Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Terkena Pneumonia Akibat Rokok Elektronik

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 14 Maret 2014 14:39 2:39 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 14 Maret 2014 14:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Seorang pasien di Spanyol terkena pneumonia (radang paru-paru) akibat menghisap terlalu banyak rokok elektronik. Ini merupakan kasus kedua yang pernah tercatat akibat penggunaan rokok tersebut. Demikian kata rumah sakit yang merawat penderita pneumonia tersebut, Kamis (13/3/2014).

Pasien yang diidentifikasi oleh media sebagai seorang pria berusia 50 tahun ini mengaku berasal dari kota di barat laut dari wilayah A Coruna. Ia awalnya datang untuk penyakit lainnya, tetapi kemudian mengeluh terhadap paru-parunya, kata sumber di rumah sakit, dilansir  Digital Journal.

“Dia didiagnosis mengalami pneumonia lipoid eksogen disebabkan oleh penggunaan berlebihan rokok elektronik,” kata sumber di A Coruna University Hospital, yang minta tidak disebutkan namanya.

Penyakit ini disebabkan oleh bahan dasar tanaman dalam kartrid sekali pakai guna menghasilkan uap untuk diisap, sumber tersebut menambahkan.

Setelah dokter mendiagnosis adanya pneumonia tersebut “beberapa hari lalu”, pasien kemudian mendapat pengobatan. Saat  ini telah meninggalkan rumah sakit, kata sumber itu.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Menurut jurnal medis, itu adalah kasus kedua di dunia atas keluhan pernapasan yang terkait dengan konsumsi rokok elektronik.”

Jurnal dokter spesialis penyakit  dada Amerikat Serikat  pada April 2012 mencatat kasus seorang wanita 42 tahun terkena pneumonia akibat menghisap rokok elektronik.

Pembuat rokok elektronik mengatakan, rokok ini sebenarnya tidak berbahaya dibanding tembakau dan dapat membantu orang berhenti merokok. Mereka menepis kasus di A Coruna.

“Tidak ada bukti penyakit ini terkait dengan penggunaan rokok elektronik,” kata Alejandro Rodriguez, Wakil Presiden Asosiasi Rokok Elektronik Nasional, yang mewakili 500 perusahaan yang aktif di Spanyol.

“Berapa banyak orang meninggal setiap hari akibat merokok? Sementara selama 15 tahun  rokok elektronik hanya tercatat dua orang di dunia telah terkena pneumonia ringan dari produk ini. Kita harus mengatakan yang benar untuk hal ini,” katanya kepada AFP.

Perangkat bertenaga baterai memberikan embusan uap nikotin dalam berbagai rasa, dengan mengurangi bahan kimia beracun yang ada dalam tembakau.

Para ahli sejauh ini belum menentukan tentang bahayanya untuk kesehatan masyarakat . Pada Desember  tahun lalu, Uni Eropa sepakat untuk mengatur pasar rokok elektronik, sementara Spanyol mengatakan akan melarang penggunaan rokok elektronik di tempat-tempat umum, seperti rumah sakit dan sekolah.

Di Amerika Serikat parlemen di New York dan Los Angeles telah memutuskan untuk melarang rokok elektronik di depan umum.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya MUI: Masih Caleg sudah Syirik, jadi DPR hasilkan Produk yang Undang Kemurkaan Allah
Tulisan selanjutnya Brahimi: Bashar Presiden Lagi, Perdamaian Tak Tercapai

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?