Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Negara Yahudi Sudah Diakui PBB dan Arafat, Israel Tak Perlu Ngotot

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Maret 2014 03:35 3:35 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Maret 2014 07:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengkritik sikap ngotot Israel yang ingin agar Palestina secara terbuka mengakui Israel sebagai negara Yahudi.

Hari Kamis (15/3/2014) Kerry mengatakan bahwa pengakuan itu telah dibuat dalam bentuk resolusi PBB dan oleh mendiang presiden Palestina Yasser Arafat, dan adalah sebuah kesalahan apabila Israel terus bersikukuh akan hal itu sebagai syarat pembicaraan damai kedua pihak.

“Negara Yahudi telah dinyatakan dalam Resolusi (PBB) 181 tahun 1947 di mana ada lebih dari 40– 30 penyebutan ‘negara Yahudi’,” kata Kerry saat berbicara di depan Kongres.

“Selain itu, ketua (presiden, red) Arafat pada 1988 dan lagi pada 2004 menegaskan bahwa dia setuju itu (Israel) menjadi sebuah negara Yahudi,” kata Kerry seraya menambahkan bahwa masih banyak lagi penyebutan tentang negara Yahudi.

“Menurut saya adalah sebuah kesalahan jika sebagian orang memunculkannya lagi dan lagi …, dan kami sudah benar-benar membuat masalah itu jelas,” kata Kerry saat berbicara dalam pertemuan pembahasan anggaran Departemen Luar Negeri AS dengan anggota parlemen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dilansir AFP, hari Jumat (14/3/2014) radio publik Israel menyiarkan komentar Kerry tersebut, diikuti dengan rekaman yang katanya suara Yasser Arafat ketika bicara tentang keputusan Palestinian National Council (PNC) tahun 1988.

“PNC telah menerima dua negara, negara Palestina dan negara Yahudi,” kata Arafat dalam bahasa Inggris.

Belum ada tanggapan resmi Israel tentang komentar Kerry tersebut. Namun seorang sumber politik yang tidak disebutkan identitasnya mengatakan bahwa “mudah bagi Amerika untuk menekan Israel agar menyerah dari tuntutan pengakuan negara Yahudi dalam perundingan dengan Palestina.”

Setelah menggelar pertemuan yang dipimpin Presiden Palestina Mahmud Abbas pada hari Rabu kemarin, Komite Eksekutif PLO (Palestinian Liberation Organization) –yang dulu dipimpin Yasser Arafat– tidak bersedia memberi pengakuan kepada Israel sebagai negara Yahudi, sebab hal itu akan menghalangi orang-orang Palestina yang tinggal di luar negeri atau menjadi pengungsi pulang kembali ke tanah air mereka.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Unta Hitam Langka Milik Qadhafi Diboyong ke UEA
Tulisan selanjutnya McDonald’s Amerika Digugat karena Mencuri Gaji Pekerja

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat

Berita
5 Juni 2026 06:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?