Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Tunggulah Sampai Hari Ketika Mata Mereka Terbelalak

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 25 April 2020 16:24 4:24 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 25 April 2020 16:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | BARANGKALI kita pernah geram menyaksikan begitu banyak kezaliman berlangsung di depan mata. Rasanya kita ingin melawan, tapi tak bisa. Kita tak punya daya melakukannya.

Apalagi bila kezaliman itu berlangsung lama. Korban telah banyak berjatuhan, namun kezalimannya tak terhentikan. Kehidupan para pelaku kezaliman itu justru terlihat kian menyenangkan. Sebaliknya, pihak yang dizalimi kian sengsara.

Kita kemudian bertanya, mengapa Yang Maha Kuasa tak segera menghentikan kezaliman itu? Mengapa Yang Maha Rahman membiarkan saja orang-orang baik menjadi korban kekejamannya? Di mana Allah Ta’ala yang tak pernah tidur?

Perasaan ini pernah dirasakan para Sahabat Rasulullah SAW di masa-masa awal kenabian. Ketika itu, kaum musyrik Makkah selalu menghalang-halangi dakwah Rasulullah SAW dan para sahabat. Perlakuan mereka semakin lama semakin menjadi-jadi. Mereka memboikot, tidak bersedia berjual beli dengan kaum Muslim, memutus hubungan persaudaraan, tak mau menolong, bahkan mereka menyiksa kaum Muslimin.

Siksaan kaum kafir tersebut amat berat dirasakan kaum Muslim. Hampir-hampir mereka berputus asa. Sementara orang-orang musyrik kelihatannya seakan-akan diberi hati oleh Allah Ta’ala. Mereka diberi kekuasaan dan kekayaan harta.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Dalam keadaan demikian, turunlah seruan Allah Ta’ala sebagai pelipur lara. “Dan janganlah engkau mengira bahwa Allah lengah dari apa yang diperbuat oleh orang yang zalim. Sesungguhnya Allah menangguhkan mereka sampai hari yang pada waktu itu mata (mereka) terbelalak,” (Ibrahim [14]: 42)

Ayat tersebut, menurut tafsir yang disusun Kemetrian Agama Republik Indonesia, seakan hendak menegaskan kepada Rasulullah SAWdan para sahabat bahwa Allah Ta’ala tidak lengah dan senantiasa memperhatikan tindakan dan perbuatan orang-orang musyrik yang zalim itu.

Tindakan mereka sesungguhnya merugikan diri mereka sendiri. Sebab, pada hakekatnya, mereka juga telah menganiaya diri mereka sendiri. Allah Ta’ala pasti mencatat segala perbuatan mereka. Tidak ada satupun yang luput dari catatan-Nya. Semua tindakan mereka itu akan diberi balasan dengan setimpal. Allah Ta’ala akan memasukkan mereka ke dalam neraka yang menyala-nyala di akhirat nanti.”

Meski dalam redaksinya ayat ini ditujukan kepada Rasulullah SAW, tetapi ayat ini berlaku pula untuk seluruh umat Muhammad SAW, termasuk umatnya yang hidup pada masa kini. Kita saksikan lewat laman-laman berita bagaimana kaum Muslim di berbagai beladan dunia ditindas, dianiaya, diembargo oleh rezim yang kejam. Ada yang mencoba bertahan, ada juga yang terpaksa mengungsi karena tak kuat dengan kekejaman itu.

Ada juga Muslim minoritas yang diperlakukan tidak adil. Mereka dipaksa mengganti keyakinannya. Mereka diisolasi, tak bisa keluar, dan tak bisa pula menampakkan identitas kemuslimannya.

Bahkan, ada juga Muslim mayoritas yang tak mampu mendominasi kebijakan pemerintahannya. Jumlah mereka di negara itu memang banyak, namun mereka dilemahkan oleh sistem. Jadilah mereka “minoritas” yang tak mampu membela dirinya dan terus menerus mengalami ketidakadilan.

Tak perlu merasa berkecil hati dengan semua ini. Ayat yang dulu turun untuk menghibur Rasulullah SAW dan para sahabat juga diturunkan untuk kita. Teruslah berjuang karena Allah Ta’ala tak pernah lengah.

Tak perlu merasa iri melihat kehidupan orang-orang yang zalim tersebut penuh kemewahan. Karena sesungguhnya kesenangan mereka hanyalah sementara, sampai tiba hari yang penuh dengan huru-hara dan kesengsaraan. Hari di mana mata mereka akan terbelalak ketakutan menghadapi balasan yang akan diberikan Allah Ta’ala.* Mahladi Murni

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cara Menjaga Imunitas Tubuh Anda Tetap Kuat Selama Bulan Ramadhan
Tulisan selanjutnya Mari Bersungguh-Sungguh Menyambut Ramadhan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?