Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Wakaf (Harus) Produktif!

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 6 Mei 2020 10:52 10:52 am
Insan Kamil
Dipublikasikan 6 Mei 2020 10:52
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com | RUMAH Bersalin Cuma-Cuma (RBC) kini menjadi andalan bagi kaum dhuafa, karena memberi layanan gratis. Sejak diinisiasi Tahun 2004 lalu, hingga kini tahun 2020, RBC telah membantu memfasilitasi kelahiran lebih dari 9000 bayi dari kalangan dhuafa.

RBC yang berada di bilangan Holis, Cigondewah, Kota Bandung, Jawa Barat, ini juga menyediakan beberapa layanan gratis seperti ultrasonography (USG), senam hamil, paket perawatan paska persalinan, dan layanan kesehatan ibu dan anak lainnya. Termasuk pada kasus-kasus khusus semisal tindakan Operasi Caesar (sectio).

RBC merupakan salah satu program dari Sinergi Foundation (SF), sebuah lembaga yang fokus bergerak di bidang kesehatan, pendidikan, sosial – pemberdayaan.

“Sebagai lembaga milik umat, kita berupaya melayani masyarakat seoptimal mungkin. Misal, di RBC ada pasien dhuafa yang sudah menjadi member dan terpaksa harus menjalani operasi Caesar. Maka kita akan bertanggungjawab agar pasien tersebut mendapat akses operasi Caesar secara cuma-cuma, dengan pola kolaborasi dengan Rumah Sakit tertentu yang sudah menjadi mitra SF,” jelas HB Sungkaryo, Manager Research and Development SF saat ditemui Suara Hidayatullah di kantornya, Januari lalu.

Selain klinik bersalin gratis, Tahun 2019 lalu, SF juga menginisiasi program RS (Rumah Sehat) Bimaristan Ibnu Ruman, berkolaborasi dengan Ibnu Ruman Center (IRC). Bimaristan Ibnu Ruman sendiri adalah program yang memadukan metode pengobatan kedokteran Barat dan Timur, antara lain: Akupressur, akupunktur, sengat lebah, bekam, kiropraksi dan beberapa metode lainnya. Berlokasi di bilangan Kalijati No. 16, Antapani, Bandung, RS Bimaristan Ibnu Ruman ini melayani terapi pengobatan berbagai penyakit secara gratis untuk semua kalangan.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Di ranah pengembangan sosial, SF menggagas Taman Wakaf Pemakaman Muslim, Firdaus Memorial Park (FMP), di Kabupaten Bandung Barat. “FMP merupakan taman pemakaman muslim pertama di Indonesia yang mengusung konsep wakaf, tanpa unsur bisnis atau komersial. Diperuntukkan bagi wakif (orang yang berwakaf), dhuafa dan masyarakat muslim pada umumnya, FMP mengedepankan nilai asri, nyaman, ramah lingkungan dan sesuai Syariah,” Katanya.

Kesesuaian Syariah, tambah Habe, dibuktikan dengan surat Rekomendasi MUI Nomor: Rek-328/MUI/VIII/2014 yang ditandatangani langsung oleh Ketua Komisi fatwa MUI Pusat Prof.Dr.H. Hasanuddin AF, MA dan Sekretaris Komisi Fatwa MUI Pusat Dr.HM. Asrorun Niam Sholeh.

Habe menyampaikan bahwa seluruh program itu dikelola dari dana wakaf, zakat, infak masyarakat. Menariknya semua program SF itu, terutama yang berbasis wakaf, bisa dirasakan manfaatnya oleh semua kalangan masyarakat, tanpa melihat status sosialnya.

Mendirikan Kuttab

Pada bidang pendidikan, SF bekerjasama dengan Yayasan al-Fatih Pilar Peradaban mendirikan cabang baru Kuttab Al Fatih – Sinergi Foundation (2018) di Cileunyi, Jawa Barat. “Kuttab Al Fatih Cileunyi SF lahir dari Kolaborasi SF dengan Yayasan Al Fatih Pilar Peradaban pimpinan Ustadz Budi Ashari, sekaligus juga pilot project pendidikan gratis pertama untuk semua kalangan, berbasis wakaf,” kata Habe.

Kuttab al-Fatih merupakan lembaga pendidikan dengan visi “Melahirkan Generasi Gemilang di Usia Belia”. Jenjang pendidikannya setingkat sekolah dasar yaitu usia 5 sampai 12 tahun.

Kuttab al-Fatih SF ini berangkat dari idealisme bahwa Pendidikan adalah hak setiap insan. “Maka siapapun  dari kalangan manapun berhak mendapatkan akses pendidikan berkualitas, bahkan gratis. Dan momentum itu hadir ketika Allah mempertemukan SF dengan Ustadz Budi, penggagas Kuttab Al Fatih,” ungkap Habe.

Saat itu, kata Habe, Ustadz Budi memberikan semacam tantangan. “Jika SF mau mendirikan Kuttab baru, jangan tanggung. Buat sekalian Kuttab Al Fatih percontohan pertama yang gratis untuk semua kalangan, basis pembiayaannya wakaf produktif. Kuttab Al Fatih di tempat lain memang belum bisa gratis, walaupun sifatnya tetap non profit, tidak berorientasi cari untung,” kata habe, menirukan ucapan ustadz Budi saat proses penjajakan kolaborasi.

Dari mana biaya untuk menopang keberlangsungan Kuttab Al Fatih gratis?

Di Kuttab Al Fatih Sinergi Foundation ini, seluruh operasionalnya dibiayai dari dana wakaf, termasuk tanah dan gedungnya. Melalui kuttab inilah, SF bercita-cita membangun kembali “generasi emas” Islam. Berangkat dari keadilan dan kesetaraan di ranah pendidikan berkualitas.

Investasi Wakaf

Ke depan, lembaga independen yang didirikan oleh Prof. Dr. KH. Miftah Faridl, Tahun 2002 lalu ini, akan lebih fokus menggali serta mendayagunakan potensi wakaf masyarakat.

Selain ikhtiar edukasi hal ihwal wakaf, Kang Habe menjelaskan, bahwa SF berusaha mengembangkan model-model program sosial-pemberdayaan (Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, lingkungan)  berbasis wakaf. Di mana, mulai dari asset (tanah dan bangunan) hingga operasional keberlangsungan program, sepenuhnya ditopang oleh wakaf.

“Kami menyebutnya Investasi Wakaf. Kata ‘investasi’ di sini kami maknai lebih luas, bukan sekadar bisnis yang menghasilkan keuntungan berupa materi, sebagaimana pengertian populer. Jadi program-program sosial pemberdayaan itu istilah SF Investasi Wakaf di sektor sosial pemberdayaan.  Dimana, output dan outcome-nya bukan keuntungan material, melainkan kuantitas dan kualitas penerima manfaat langsung maupun penerima manfaat tidak langsung,” papar Habe.

Sementara usaha wakaf yang akan menopang keberlangsungan program Investasi Wakaf di sektor sosial pemberdayaan, tambah Habe, SF istilahkan Investasi Wakaf di sektor usaha/bisnis, atau yang saat ini populer disebut wakaf produktif.

“Maka, baik Investasi Wakaf di sektor sosial pemberdayaan maupun Investasi Wakaf di sektor bisnis, dalam pengertian SF tetap ‘harus’ produktif. Investasi Wakaf di sektor bisnis harus produktif menghasilkan profit, sementara Investasi Wakaf di sektor sosial pemberdayaan harus produktif menghasilkan benefit. Dengan demikian, esensi wakaf sebagai sedekah jariyah, yang produktif mengalirkan pahala berkelanjutan bisa terwujud,” terang Habe.

Habe mencontohkan program Kuttab Al Fatih. Program ini, kata Habe, terkategori Investasi Wakaf di sektor sosial pemberdayaan (bidang Pendidikan), yang ditopang pembiayaan operasionalnya dari profit Investasi Wakaf di sektor usaha/bisnis, salah satunya Rumah Makan Ampera di bilangan Pasteur, Bandung.

Meski begitu, diakui Habe, edukasi wakaf masih menjadi tantangan tersendiri. “Masyarakat belum begitu aware, bahwa wakaf itu  tidak melulu di sektor sosial pemberdayaan, melainkan bisa juga dioptimalkan di sektor bisnis/ usaha yang sesuai dengan nilai-nilai keislaman, untuk kemaslahatan yang lebih besar dan berkelanjutan,” papar Habe.

Karenanya, kata Habe, sebagai nazhir (pengelola wakaf) SF terus berupaya membuat berbagai terobosan baru di ranah investasi wakaf yang bisa menghadirkan kebermanfaatan.

“InsyaAllah, ke depan kita concern di pengembangan Investasi Wakaf, baik di sektor sosial pemberdayaan, maupun sektor bisnis/ usaha,” terang Habe.*/Azim Arrasyid, Suara Hidayatullah

 

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:dhuafaRumah Bersalin Cuma-CumaSinergi Foundationwakaf
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramadhan, Momentum Jihad Membaca Al-Qur’an
Tulisan selanjutnya Populasi Anak-Anak di Jepang Turun Lagi ke Level Terendah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?