Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Lagi, Netanyahu dan Istri Digugat Mantan Pembantunya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Maret 2014 01:13 1:13 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Maret 2014 06:05
Bagikan
Benjamin dan Sara Netanyahu.
Bagikan

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan istrinya menghadapi masalah hukum, setelah seorang mantan pembantu di rumah mereka di Al-Quds (Yerusalem) menggugat ke pengadilan pekan ini.

Kasus hukum yang melibatkan Netanyahu dan istrinya, Sara, mencuat hari Rabu (19/3/2014) setelah stasiun televisi Channel 2 melaporkan bahwa Manny Naftali mantan pengurus rumah tangga Netanyahu menuntut pasangan itu membayar ganti rugi sebesar US$287.685.

Naftali adalah seorang bekas tentara yang dijadikan pengawal pribadi Sara, lalu dipromosikan menjadi pengawas kerumahtanggaan di kediaman Netanyahu.

Naftali, seorang Yahudi asal Maroko, mengklaim bekas majikannya itu tidak memenuhi kewajibannya dan dia tidak mendapatkan bayaran secara adil, terutama jika bekerja lembur.

Dia mengutarakan sejumlah cerita mengenai perlakuan tidak adil dan rasisme yang dialaminya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Satu contoh, Sara membangunkannya pukul 3 dini hari hanya untuk mengeluh bahwa susu yang dibelinya menggunakan kantong dan bukan kemasan karton.

Dalam satu kasus, Sara membanting sebuah vas berisi bunga layu ke lantai, dengan mengatakan kepada Naftali bahwa bunga layu tidak pernah dipanjang di Istana Élysée (istana kepresidenan di Prancis).

Dalam laporannya hari Kamis (20/3/2014), koran Zionis yang dikenal kritis terhadap Netanyahu, Haaretz, menyebut Sara sebagai Marie Antoinette-nya Israel.

Naftali, 35, juga mengaku mendapatkan perlakuan rasis.

Dalam salah satu kesempatan Sara mencemooh hidangan yang disajikan dengan mengatakan, “Kami adalah orang-orang Eropa yang canggih.”

“Kami tidak makan sebanyak kalian orang-orang Maroko. Kamu menjejali kami makanan, sehingga ketika mereka memotret kami diluar negeri kami kelihatan gemuk,” kata Sara.

Naftali, yang kemudian dipecat, mengataksn bahwa 20 bulan bekerja untuk keluarga Netanyahu merupakan masa yang penuh tekanan, terutama setelah 29 staf dipecat “dengan catatan buruk” pada masa itu.

Naftali bukan orang pertama yang pernah mengajukan gugatan hukum atas Netanyahu.

Tahun 2010 seorang pembantu rumah tangga bernama Liliane Peretz mengatakan bahwa “Netanyahu meneriakinya, mempermalukannya, memberikannya pekerjaan berlebihan dan membayarnya dengan upah murah,” lansir The Telegraph.

Peretz juga mengaku dipaksa keluarga Netanyahu sering berganti pakaian selama bekerja agar tetap bersih, dan dia menerima sejumlah uang damai hasil kesepakatan di luar pengadilan dua tahun setelah mengajukan gugatannya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Larang Pelanggannya Berkerudung, Planet Fitness Digugat
Tulisan selanjutnya Khutbah Dua Masjid Suci Diterjemahkan ke Bahasa Prancis dan Malawi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Berita
4 Juni 2026 09:00
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?