Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Coronavirus Merambah Daerah Pedesaan Amerika Serikat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Juni 2020 07:41 7:41 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Juni 2020 07:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Bagi kebanyakan negara bagian dan wilayah county di Amerika Serikat, hari-hari kelam pandemi Covid-19 pada bulan April hanya tampak pada layar-layar televisi mereka, bukan di depan pintu. Namun sekarang, sejumlah daerah yang sebelumnya tampak “selamat” dari wabah sekarang menunjukkan lonjakan jumlah kasus infeksi, seiring meluasnya penyebaran penyakit baru itu dari daerah perkotaan ke pedesaan.

Sementara fokus kekhawatiran wabah ada di negara-negara bagian yang disebut Sunbelt –seperti Texas dan Florida—tren kekhawatiran juga terjadi di sejumlah daerah seperti Kansas, di mana jumlah hewan ternak melebihi jumlah manusia yang bermukim.

Pada awal Juni, Kansas tampaknya dapat mengendalikan wabah coronavirus, tetapi laporan pertambahan kasus infeksi hariannya naik lebih dari dua kali lipat pada beberapa pekan terakhir. Pada 5 Juni, laporan rata-rata pertambahan kasus harian selama sepekan mencapai 97, tetapi pada hari Jumat kemarin menjadi 211, lapor Associated Press Sabtu (27/6/2020).

Pada periode yang kurang lebih sama, di Oklahoma rata-rata pertambahan kasus harian naik dari 81 menjadi 376 dan di Idaho naik dari 40 menjadi 160.

Banyak daerah pedesaan di negara bagian California, Arkansas, Missouri, Kansas, Texas dan Florida mengkonfirmasi kenaikan jumlah kasus infeksi lebih dari dua kali lipat dalam sepekan, dari 19 Juni sampai hari Jumat kemarin, menurut data yang dikumpulkan Johns Hopkins University.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Pada hari Jumat, jumlah infeksi harian di Amerika Serikat mencatat rekor tertinggi 45.300 melampaui catatan sehari sebelumnya 40.000 kasus, menurut Johns Hopkins.

Perhitungan yang dilakukan salah satu universitas bergengsi di AS itu menunjukkan coronavirus telah terkonfirmasi menginfeksi hampir 2,5 juta orang di Amerika Serikat dengan korban nyawa sekitar 125.000. Namun, para pejabat kesehatan meyakini angka infeksi yang sesungguhnya di AS 10 kali lebih tinggi dari itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikat coronaviruscovid-19
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Terungkap Bukti-bukti Kejahatan Perang Mengerikan Haftar di Libya
Tulisan selanjutnya Kemenag Tetap Berikan Beasiswa Kuliah Santri Berprestasi Tahun Depan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel

Berita
20 Oktober 2026 19:37
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS

Terbaru

  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern
  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?