Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Erdogan Menolak Kritik Global atas Pengembalian Status Hagia Sophia Menjadi Masjid

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 13 Juli 2020 13:40 1:40 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 13 Juli 2020 13:34
Bagikan
Presiden Recep Tayyip Erdogan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah menolak kecaman internasional atas keputusan untuk mengubah status Hagia Sophia dari museum kembali menjadi masjid, mengatakan bahwa hal itu mewakili keinginan negaranya untuk menggunakan “hak kedaulatannya”.

Di masa lalu, ia telah berulang kali menyerukan agar bangunan yang menakjubkan itu dikembalikan fungsinya sebagai masjid. Dan pada 2018, ia membacakan sebuah ayat dari Al-Quran di Hagia Sophia.

“Mereka yang tidak mengambil langkah melawan Islamofobia di negara mereka sendiri … menyerang keinginan Turki untuk menggunakan hak-hak kedaulatannya,” kata Erdogan pada upacara yang ia hadiri melalui konferensi video pada hari Sabtu, dilaporkan oleh Aljazeera.

Hagia Sophia dibangun 1.500 tahun yang lalu, awalnya sebagai katedral Kristen Ortodoks, dan diubah menjadi masjid setelah Utsmani menaklukkan Konstantinopel, sekarang Istanbul, pada tahun 1453. Kemal Attaturk kemudian mengeluarkan dekrit, yang dianggap tidak sah, pada tahun 1934 untuk menjadikannya sebagai museum.

Erdogan pada hari Jumat (10/7/2020) secara resmi mengumumkan pengubahan kembali bangunan tersebut menjadi masjid dan menyatakan ia terbuka untuk ibadah umat Islam, beberapa jam setelah pengadilan tinggi membatalkan keputusan 1934 yang mengubahnya menjadi museum. Dia mengatakan bahwa shalat Jum’at pertama akan diadakan di Hagia Sophia pada 24 Juli.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Reaksi Internasional

Pemerintah Turki tetap teguh melanjutkan rencana tersebut meskipun ada seruan dari sekutu NATO Amerika Serikat dan Rusia.

Yunani dengan cepat mengutuk tindakan itu sebagai provokasi, Prancis menyesalkannya sementara AS juga menyatakan kekecewaannya.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Alexander Grushko pada hari Sabtu (12/7/2020) mengatakan Moskow menyesalkan keputusan tersebut.

Dewan Gereja Sedunia menuliskan surat kepada Erdogan mengungkapkan “kesedihan dan kegelisahan” atas langkah itu dan mendesaknya untuk menarik kembali keputusannya.

“Hagia Sophia telah menjadi tempat keterbukaan, pertemuan, dan inspirasi bagi orang-orang dari semua bangsa,” sekretaris jenderal sementara Ioan Sauca mengatakan dalam surat yang dirilis pada hari Sabtu.

Sauca mengemukakan pendapatnya bahwa status museum adalah ekspresi yang kuat dari komitmen Turki terhadap inklusi dan sekularisme.

Uskup Hilarion, yang mengepalai departemen Gereja Ortodoks Rusia untuk hubungan gereja eksternal, juga menyatakan kekecewaannya.

“Ini merupakan pukulan bagi Kekristenan global … Bagi kami [Hagia Sophia] tetap merupakan katedral yang didedikasikan bagi Juru Selamat,” katanya kepada TV Rossiya24 milik pemerintah Jumat malam.

Sekutu nasionalis Erdogan, Devlet Bahceli, menyambut keputusan tersebut, dengan mengatakan bahwa pembukaan kembali Hagia Sophia untuk ibadah Muslim “telah lama menjadi keinginan kita”.

Pada hari Jumat, Erdogan memberi jaminan bahwa Hagia Sophia akan terbuka untuk semua pengunjung, termasuk non-Muslim.

“Pintu Hagia Sophia akan tetap terbuka untuk pengunjung dari seluruh dunia,” penanggung jawab persnya, Fahrettin Altun berkicau pada hari Sabtu.

“Orang-orang dari semua denominasi agama dipersilakan dan didorong untuk mengunjunginya – sama seperti mereka selalu dapat mengunjungi masjid-masjid lainnya, termasuk Masjid Biru.”*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ErdoganHagia Sophiamasjid
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Syukuran Online Kembalinya Hagia Sophia untuk Ruku’ dan Sujud
Tulisan selanjutnya upaya pembunuhan erdogan Pidato Erdogan: Kebangkitan Hagia Sopia Menandai Pembebasan Al-Aqsha

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Berita
3 Juni 2026 12:30
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?