Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Salim A Fillah Tegaskan Tak Terlibat Sedikitpun dalam Pembuatan Film “Jejak Khilafah di Nusantara”

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2020 08:50 8:50 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 6 Agustus 2020 09:17
Bagikan
Salim A Fillah saat menyampaikan nasihat pernikahan di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (07/10/2017).
Bagikan

Hidayatullah.com– Ustadz Salim A Fillah membantah keterlibatan dirinya atas beredarnya trailer film dokumenter yang berjudul Jejak Khilafah di Nusantara. Dia menegaskan kalau tidak terlibat sedikitpun dalam pembuatan film itu.

“Saya bukan merupakan bagian dari tim film dokumenter ‘Jejak Khilafah’ dan tidak terlibat sedikitpun dari awal hingga akhir sebagai apapun juga di dalam perencanaan, produksi, maupun peluncurannya,” tulis Salim dalam keterangan tertulisnya diterima hidayatullah.com, Selasa malam (04/08/2020).

Ada beberapa poin yang disampaikan oleh Salim, termasuk soal adanya nama Prof Peter Carey. Hal itu, dia sendiri tidak tahu menahu, sebab, dia bukan termasuk dari tim dan merasa tidak punya kepentingan.

Baca: Polemik Film “Jejak Khilafah di Nusantara”, Alwi Alatas: Saya Hanya Salah Satu Narasumber Sejarah, Tak Lebih

Adapun beberapa poin yang dituliskan Salim yaitu:

Pertama, saya bukan merupakan bagian dari tim film dokumenter ‘Jejak Khilafah’ dan tidak terlibat sedikitpun dari awal hingga akhir sebagai apapun juga di dalam perencanaan, produksi, maupun peluncurannya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kedua, saya memang mengenal sebagian anggota tim film dokumenter ‘Jejak Khilafah’ sebagai sesama pihak yang punya perhatian terhadap sejarah dan berbagi melalui media sosial. Tetapi saling kenal itupun dalam batas tenggangrasa sebab kamipun memiliki latar belakang afiliasi ideologi pergerakan yang berbeda. Saya bukan dan tidak pernah menjadi anggota HTI serta tetap dalam keyakinan bahwa Pancasila dan NKRI adalah rumusan para Bapak Bangsa bersama ‘Ulama Pejuang yang layak dijunjungtinggi dan dijaga oleh seluruh Bangsa Indonesia.

Ketiga, tim film documenter ‘Jejak Khilafah’ pernah menghubungi saya untuk melakukan wawancara kepada saya, akan tetapi saat itu saya dalam jadwal kesibukan yang padat dan sampai saat ini wawancara dengan saya tersebut tidak pernah terjadi.

Keempat, dalam komunikasi awal, tim juga menyampaikan kepada saya bahwa akan mewawancarai Ki Roni Sodewo (Ketum Patrapadi) dan Prof. Peter Carey. Saya mengatakan silakan saja. Saya kurang tahu jika persilaan saya ini lalu diartikan sebagai rekomendasi yang dibawa tim untuk meminta wawancara kepada kedua beliau. Pada prinsipnya, karena saya bukan bagian dari tim, saya tidak punya kepentingan apapun untuk memberi rekomendasi.

Kelima, dapat diduga ada ketidakterbukaan kepada narasumber dalam hal ini Ki Roni Sodewo dan Prof. Peter Carey akan maksud, tujuan, dan keperluan penggunaan hasil wawancara tersebut sehingga ketika hasil wawancara dirilis sebagai film ‘Jejak Khilafah’ maka kedua beliau menyatakan keberatan. Hal ini tentu sangat disesalkan.

Keenam, saya menyatakan mendukung Prof. Peter Carey dan Ki Roni Sodewo dalam menyatakan ketidaksetujuannya pada framing dan isi keseluruhan film lalu meminta agar wawancara dengan mereka dihilangkan dari film. Merupakan sebuah ketidakjujuran jika maksud dan tujuan wawancara tidak diungkap secara terbuka di awal lalu dijadikan bagian dari suatu narasi yang tidak disetujui oleh narasumber.

Ketujuh, segala langkah hukum adalah hak masing-masing pihak yang harus dihormati bersama.* Azim Arrasyid

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:filmHTIJejak Khilafah di NusantaraKhilafahPeter CareySalim A Fillah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polemik Film “Jejak Khilafah di Nusantara”, Alwi Alatas: Saya Hanya Salah Satu Narasumber Sejarah, Tak Lebih
Tulisan selanjutnya JITU: Prihatin dan Mengecam Tindakan Kepolisian Malaysia Terkait Pemberitaan Al-Jazeera

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?