Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Ecowas Minta Mali Segera Gelar Pemilu dan Bentuk Pemerintahan Sipil

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Agustus 2020 18:59 6:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Agustus 2020 18:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Negara-negara tetangga Mali di kawasan Afrika Barat sekali lagi sepakat agar negara yang baru mengalami kudeta itu segera kembali mengangkat orang sipil sebagai pemimpinnya.

Keputusan itu diambil setelah pekan lalu militer menggusur Ibrahim Boubacar Keita dari kursi kepresidenan yang sah.

Dalam konferensi tingkat tinggi yang digelar secara virtual hari Jumat (28/8/2020), para pemimpin 15 negara yang tergabung dalam organisasi regional Ecowas menyeru agar tentara Mali segera kembali kebarak dan pemilihan umum digelar paling lambat 12 bulan ke depan.

Ecowas mengatakan pemerintahan transisi harus diawasi oleh sipil.

Namun, junta militer yang dikenal sebagai National Committee for the People’s Salvation, sudah bicara soal masa transisi yang bisa berlangsung sampai dua tahun.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tentara sudah melepaskan Keita dari tahanan mereka, yang juga merupakan persyaratan yang diminta Ecowas untuk bersedia bertemu dengan para pemimpin militer pemberontak awal pekan ini, lansir BBC.

Namun, blok kerja sama regional tersebut mengatakan pembebasan Keita semata tidak mencukupi untuk memulihkan situasi di Mali.

Ecowas sudah menjatuhkan sanksi kepada Mali, termasuk penutupan perbatasan dengan negara tetangga, menangguhkan keanggotaannya dan membatasi perdagangan dengan Mali.

Ecowas dalam KTT hari Jumat mengatakan akan mencabut sanksi-sanksi tersebut secara bertahap seiring dengan kembalinya pemerintahan sipil di Mali.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ECOWASKeitamalimiliter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar Perjuangan Mohammad Natsir Langsung dari Anaknya (2-habis)
Tulisan selanjutnya Sehari Pertambahan Infeksi Covid-19 di India Mencapai 77.000 Kasus

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?