Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Dikritik Erdogan,  Dubes ‘Israel’ Ini Keluar Meninggalkan Ruang Sidang PBB ke-75

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 23 September 2020 12:06 12:06 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 23 September 2020 12:06
Bagikan
Erdogan di Sidang Umum PBB
Bagikan

Hidayatullah.com—Pidato Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang mengkritik ‘Israel’ pada Selasa di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), membuat duta besar ‘Israel’ untuk PBB meninggalkan ruang Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Gilad Erdan, Perwakilan Tetap ‘Israel’ untuk PBB, meninggalkan ruang sidang ketika Presiden Erdogan berpidato pada sidang majelis umum PBB ke-75 melalui sambungan konferensi video.

Dalam pidatonya, Presiden Turki itu membicarakan tentang “kebijakan penindasan, kekerasan dan intimidasi” ‘Israel’ terhadap Palestina. Erdogan mengungkapkan tangan kotor [Zionis] yang menyentuh Yerusalem, yang merupakan rumah bagi tiga agama besar, semakin berani.

“Rakyat Palestina telah menolak kebijakan penindasan, kekerasan dan intimidasi ‘Israel’ selama lebih dari setengah abad,” ujar Erdogan dikutip dari laman Anadolu Agency, Rabu (23/9/2020).

“Ketika sertifikat penyerahan [Yerusalem oleh AS], yang coba diterapkan terhadap Palestina atas nama ‘Kesepakatan Abad Ini’ ditolak, kali ini ‘Israel’ mempercepat upayanya untuk menaklukkan benteng dari dalam dengan bantuan sekutunya,” tambahnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Erdogan menegaskan Turki tidak akan mendukung rencana apa pun tanpa mendapat persetujuan dari rakyat Palestina. Partisipasi beberapa negara di kawasan ini tidak berarti lebih dari sekedar melayani upaya ‘Israel’ untuk mengikis parameter dasar internasional.

Negara-negara yang menyatakan niat mereka untuk membuka kedutaan besar di Yerusalem bertentangan dengan resolusi PBB dan hukum internasional dan sikap mereka telah membuat konflik itu semakin rumit.  Masalah Palestina hanya dapat diselesaikan dengan pembentukan Negara Palestina yang merdeka, berdaulat, dan berkelanjutan secara geografis di mana ibu kotanya adalah Yerusalem Timur berdasarkan kesepakatan perbatasan pada 1967.

“Mencari solusi lain selain ketentuan itu adalah sia-sia, tindakan sepihak, tidak adil,” tukas Erdogan.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ErdoganpalestinaSidang Umum PBB
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Arab Saudi Bertahap Buka Pelaksanaan Umrah, Indonesia Menunggu Rilis Izin Masuk
Tulisan selanjutnya Di Sidang Umum PBB Emir Qatar Mempertanyakan Kelambanan Dunia atas Pendudukan ‘Israel’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Berita
31 Agustus 2026 20:11
Mengapa Kolombia Ingin Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’?
Ratko Mladic Si Penjagal Bosnia Meninggal di Usia 84 Tahun
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?