Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pengungsi Muslim Rohingya di Bangladesh Memprotes Pembantaian yang Terus Berlangsung di Myanmar

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 15 Oktober 2020 13:10 1:10 pm
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 15 Oktober 2020 12:21
Bagikan
Protes pengungsi Rohingya atas pembantaia yang terus terjadi di Myanmar
Bagikan

Hidayatullah.com—Ratusan pengungsi Rohingya di tenggara Bangladesh menggelar protes pada hari Rabu (14/10/2020). Aksi tersebut merupakan upaya menentang pembunuhan dan penyiksaan anggota komunitas mereka di Myanmar, seorang Rohingya mengatakan kepada Anadolu Agency.

Memegang spanduk dan plakat, para pengungsi di sebuah kamp berkumpul dan membentuk rantai manusia, menuntut segera diakhirinya pembunuhan dan penyiksaan di negara bagian Rakhine, Myanmar.

“Karena ada pembatasan, kami tidak mengumpulkan dalam jumlah besar. Sekitar 300 anggota kami secara damai mengambil bagian dalam demonstrasi hari ini hanya untuk menyoroti bahwa kami masih dibunuh di Myanmar,” kata Ansar Ali, seorang Rohingya di kamp tersebut, kepada Anadolu Agency.

Dia mengatakan salah satu sepupunya ditembak mati oleh militer Myanmar pada hari Selasa (13/10/2020). “Hampir setiap hari Tatmadaw (Tentara Myanmar) membunuh Rohingya di Arakan (Rakhine),” tambahnya.

Menurut dia, ratusan etnis minoritas muslim itu telah meninggalkan rumah mereka karena kekerasan yang sedang berlangsung di negara bagian Rakhine.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Selamatkan Rohingya dari pembunuhan massal. Hentikan genosida terhadap Rohingya,” bunyi plakat dalam demonstrasi.

Sementara itu, Amnesty International baru-baru ini menemukan bukti baru tentang “serangan tanpa pandang bulu terhadap warga sipil di Myanmar barat,” sementara Human Rights Watch telah memperingatkan “marginalisasi jangka panjang” terhadap Rohingya.

Rohingya, yang digambarkan oleh PBB sebagai etnis yang paling teraniaya di dunia, menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan sejak puluhan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, sebagian besar wanita dan anak-anak, melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap komunitas Muslim minoritas pada Agustus 2017, mendorong jumlah pengungsi di Bangladesh melebihi 1,2 juta.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar, menurut laporan oleh Badan Pembangunan Internasional Ontario (OIDA).

Lebih dari 34.000 Rohingya juga dilempar ke dalam api sementara lebih dari 114.000 lainnya dipukuli, kata laporan OIDA, yang berjudul Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terungkap.

Sebanyak 18.000 wanita dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar dan lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar, sementara 113.000 lainnya dirusak, tambahnya.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosidamyanmarpembantaianRohingya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Otoritas Palestina Kecam Putra Mahkota UEA dan Sebut Sebagai ‘Diktator’
Tulisan selanjutnya PKI dan Persekusi Ulama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

Berita
20 Juli 2026 11:05
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?