Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

‘Israel’-UEA Menandatangani Empat Perjanjian Termasuk Kesepakatan Pembebasan Visa

Rofi' Munawwar
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2020 09:39 9:39 am
Rofi' Munawwar
Dipublikasikan 21 Oktober 2020 09:39
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—‘Israel’ dan Uni Emirat Arab (UEA) telah menandatangani empat perjanjian selama kunjungan tingkat tinggi dari negara Teluk itu ke Tel Aviv, Al Jazeera melaporkan.

Kunjungan tersebut merupakan yang pertama sejak langkah kontroversial kedua negara itu bulan lalu untuk menjalin hubungan resmi.

Menteri Keuangan Emirat Obaid Humaid al-Tayer dan beberapa pejabat senior dari UEA pada Selasa (20/10/2020) didampingi oleh Menteri Keuangan Amerika Serikat Steven Mnuchin dalam penerbangan Etihad Airways dari Abu Dhabi ke bandara internasional Ben-Gurion.

Berbicara pada upacara penyambutan di bandara, Perdana Menteri ‘Israel’ Benjamin Netanyahu berterima kasih kepada Presiden AS Donald Trump dan Putra Mahkota UEA Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan atas peran mereka dalam menyegel kesepakatan normalisasi, yang dikritik tajam oleh Palestina.

Setelah pidato Netanyahu, pemerintah Zionis dan UEA menandatangani perjanjian untuk mempromosikan dan melindungi investasi, nota kesepahaman tentang kerja sama dalam sains dan inovasi, perjanjian penerbangan, dan perjanjian pembebasan visa.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Dengan pakta tersebut, UEA menjadi negara Arab pertama yang mencabut persyaratan visa bagi warga Zionis.

Selain itu, CEO Perusahaan Keuangan Pembangunan Internasional AS Adam Boehler mengumumkan pembentukan Abraham Fund, sesuai dengan komitmen yang dibuat dalam perjanjian normalisasi yang ditandatangani pada bulan September.

“Korporasi Keuangan Pembangunan Internasional AS, UEA, dan Israel akan memobilisasi lebih dari 3 miliar dolar dalam investasi yang dipimpin sektor swasta dan inisiatif pembangunan untuk mempromosikan kerja sama ekonomi regional dan kemakmuran di Timur Tengah dan sekitarnya,” kata kedutaan besar AS di ‘Israel’ dalam sebuah pernyataan.

Ahmed al-Sayegh, menteri luar negeri UEA, mengatakan dana tersebut “mencerminkan keinginan ketiga negara untuk mengutamakan kesejahteraan masyarakat, terlepas dari keyakinan atau identitas mereka,” tambah pernyataan itu.

Pada upacara Gedung Putih pada 15 September, Bahrain dan UEA menandatangani perjanjian untuk membangun hubungan diplomatik, budaya, dan komersial penuh dengan ‘Israel’.

Kesepakatan kontroversial tersebut telah menuai kecaman luas dari warga Palestina, yang mengatakan kesepakatan tersebut mengabaikan hak-hak mereka dan tidak melayani kepentingan Palestina.*

Redaktur: Rofi' Munawwar
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelUEAUni Emirat Arab
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Turki Menangkap Seorang Jurnalis yang Dicurigai sebagai ‘Mata-mata UEA’
Tulisan selanjutnya Anggota Parlemen Prancis Peringatkan Meningkatnya Sentimen Anti-Islam di Tengah Tindakan Keras Presiden Macron

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

Berita
25 Oktober 2026 14:12
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’
LPPOM Sebut Penundaan Wajib Halal 2028 Realistis bagi UMK
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Terbaru

  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah
  • Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina
  • Tak Sekedar Tontonan, Film Buya Hamka Vol 3 Jadi Tuntunan Antar Generasi
  • Memahami Wahyu dan Kenabian: Fondasi Keyakinan Islam di Tengah Tantangan Pemikiran Barat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?