Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Disebut Punya Luas Lahan Terbesar di Dunia, Indonesia Kembangkan Sagu sebagai Pangan Pokok

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 21 Oktober 2020 10:35 10:35 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 21 Oktober 2020 10:28
Bagikan
[Ilustrasi] Hutan sagu di Sentani, Jayapura, Papua.
Bagikan

Hidayatullah.com- Pemerintah melalui Kemenko Perekonomian menyebutkan bahwa Indonesia mempunyai luas lahan sagu terbesar di dunia. Terkait itu, pemerintah mengaku sedang mengembangkan sagu sebagai pangan pokok selain beras.

Disebutkan, dari 6,5 juta hektare lahan sagu di seluruh dunia, sebesar 5,5 juta hektare berada di Indonesia dan lebih dari 94,55 persen terfokus di wilayah Papua dengan luas 5,2 juta hektare.

Menurut Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pengembangan sagu ini sejalan dengan kebijakan Presiden dalam melakukan pembangunan Indonesia melalui wilayah pinggiran.

“50,33 persen total luas tanaman sagu Indonesia berada di pulau Papua, maka pemerintah telah menjadikan program peningkatan pengelolaan sagu nasional sebagai salah satu program prioritas,” kata Menteri Agus pada konferensi pers virtual, Selasa (20/10/2020) kutip Anadolu Agency.

Pemerintah mengaku menjaga ketahanan pangan nasional lewat diversifikasi produk dan konsumsi dengan mengembangkan sagu sebagai salah satu pangan pokok yang berbasis kearifan lokal.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Menurutnya, pemerintah memasukkan sagu dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 yang berarti bahwa sagu dinilai sebagai bagian penting dan strategis bagi ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi krisis pangan seperti yang diperkirakan FAO.

Menteri Agus menyebut, saat ini posisi pangan Indonesia masih tergantung pada ketersediaan beras sehingga berpotensi terjadi kelangkaan pangan pada tahun 2050 jika tak ada pengembangan sumber pangan lain sebagai pasokan pangan nasional.

“Presiden Joko Widodo pun menekankan pentingnya peningkatan produksi bahan pangan dalam negeri agar rantai pasokan tak terganggu,” sebut sang menteri.

Kata Menteri, hilirisasi produk sagu pun diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat, penyerapan tenaga kerja, peningkatan potensi pajak, dan pendapatan asli daerah yang pada akhirnya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Pemerintah berkomitmen untuk mengawal tumbuhnya industri yang berbasis sagu maupun sagu sebagai bahan pangan,” sebutnya.

Menurut Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Agribisnis Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud, jenis sagu yang tumbuh di tanah Papua mampu menghasilkan pati yang lebih tinggi dibandingkan sagu yang tumbuh di daerah lain.

Akan tetapi, dari segi konsumsi sagu terhitung masih sangat rendah yakni 0,4-0,5 kg/kapita/tahun, sementara konsumsi beras mencapai 95 kg/kapita/tahun, dan konsumsi tepung terigu meningkat tajam sampai 10-18 kg/kapita/tahun.

Selanjutnya, kontribusi sagu terhadap penyediaan lapangan pekerjaan mencapai 286.007 kepala keluarga petani sagu. Dalam hal kontribusi ekspor, nilai ekspor sagu di tahun 2019 sebesar Rp 108,89 miliar dengan total volume 26.625 ton.

Menurut Musdhalifah ada lima negara tujuan utama ekspor sagu Indonesia yakni India, Malaysia, Jepang, Thailand, dan Vietnam. Menurutnya, kondisi itu menunjukkan produk sagu Indonesia diminati pasar global.

“Sehingga perlu dikembangkan untuk meningkatkan daya saing produk, serta meningkatkan kontribusi ekspor sagu terhadap devisa negara,” imbuhnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agus Gumiwang KartasasmitaberasKemenko PerekonomianMenko PerekonomianpanganPapuasagu
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya doa semua agama Anggota Baleg: UU Ciptaker Berpotensi Lemahkan Perlindungan Konsumen Produk Halal
Tulisan selanjutnya Untuk Ibu, Tak Cukup Hanya Mengirim Uang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?