Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Jual Minyak Iran yang Disitanya ke Venezuela Seharga $40 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Oktober 2020 08:30 8:30 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Oktober 2020 08:30
Bagikan
[Ilustrasi] Kapal Tanker Minyak
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat hari Kamis (29/10/2020) mengatakan pihaknya telah menjual minyak Iran yang disitanya kepada Venezuela dengan harga $40 juta.

Pada bulan Agustus Amerika Serikat mengatakan menyita 1,1 juta barel minyak dari empat tanker yang sedang dalam perjalanan dari Iran menuju Venezuela, yang mana kedua negara itu sedang dikenai sanksi oleh Amerika Serikat.

Dilansir AFP, Michel Serwin pejabat sementera kepala kejaksaan wilayah Distrik of Columbia lewat sambungan telepon kepada para wartawan mengatakan bahwa minyak sitaan yang dijual ke Venezuela, dengan harga sekitar $40 juta, dananya sebagian besar dialokasikan untuk “para korban terorisme yang disponsori negara.”

Pengadilan-pengadilan di AS memerintahkan rezim Iran membayar ganti rugi atas serangan-serangan yang dilakukan. Dalam kasus teranyar pada bulan Juli seorang hakim di AS memerintahkan Teheran membayar $879,1 juta terkait kasus pemboman di Arab Saudi tahun 1996 yang menewaskan 19 tentara angkatan udaranya.

Iran membantah dakwaan-dakwaan yang ditudingkan kepadanya dan menyatakan tidak memiliki niat untuk membayar ganti rugi yang diminta. Mereka mengatakan seharusnya justru Washington yang membayar ganti rugi untuk peristiwa-peristiwa masa lalu termasuk untuk sikap dukungan AS terhadap Saddam Hussein semasa perang Iran-Iraq.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden AS Donald Trump berambisi melemahkan kekuatan Iran secara regionaldan menyingkirkan pemimpin Venezuela beraliran kiri Nicolas Maduro, yang hingga sekarang belum ada tanda akan segera turun dari kekuasaannya.

Beberapa hari menjelang pilpres, di mana Trump berhadapan dengan capres Partai Demokrat Joe Biden, yang lebih menekankan diplomasi dalam menghadapi Iran, Washington meningkatkan tekanannya kepada kedua negara.

Hari Kamis, Departemen Keuangan AS mengumumkan sanksi terhadap delapan entitas yang berbasis di China dan Singapura atas ekspor produk petrokimia yang mereka lakukan.

Trump pada tahun 2018 mengeluarkan AS dari kesepakatan yang dilakukan Presiden Barrack Obama, yang mana isinya Iran berjanji tidak menggiatkan program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sejumlah sanksi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatiranminyaktankerVenezuela
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pimpinan Umum Hidayatullah Dorong Persatuan Umat Menuju Indonesia Bermartabat
Tulisan selanjutnya Demonstran Thailand Mengkritik Pengeluaran Keluarga Kerajaan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

AHWA Tetapkan KH. Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU 2026–2031

Berita
31 Agustus 2026 06:08
Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?