Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Tsaqafah

Infiltrasi Budaya Barat ke dalam Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 2 November 2020 15:38 3:38 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 2 November 2020 15:38
Bagikan
gaya rambut ala Barat
Bagikan

Oleh: Wandi Bustami

 

Hidayatullah.com | SEIRING berjalannya waktu nilai-nilai ajaran Islam yang luhur telah mengalami pergeseran yang tajam. Generasi muda Islam lebih akrab dengan budaya-budaya yang datang dari dunia luar.

Setiap tahun mereka merayakan hari ibu, valentine dan tahun baru masehi dengan antusias dan penuh semangat. Banyak orang meniru gaya rambut, pakaian dan bersosial dengan ala Barat.

Ironisnya fenomena yang berlaku itu dianggap sebagai sesuatu hal lumrah dan wajar yang tidak boleh diabaikan. Dalihnya bahwa abad modern ini ialah suatu masa di mana asimilasi budaya harus diterima dan siapa yang menolak diklaim sebagai intoleran.

Baca Juga

Buya Hamka
Buya Hamka: Hari Raya sebagai Cermin Kekuatan Batin Bangsa
Salaf Saleh dan Tafsir Kata Ulil Amri
Ulama Sufi dan Islam Nusantara
Amalan di Bulan Muharram yang Dapat Kita Lakukan
Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (2)

Namun bila fenomena tersebut ditinjau dari aspek teologis maka sesungguhnya umat ini sedang mempersiapkan diri untuk memasuki sebuah fase yang dikenal dengan fase akhir zaman. Sebab sedikit demi sedikit umat Islam telah meniru gaya dan pola hidup orang-orang barat.

Dalam hadits yang shahih Rasulullah ﷺ  telah kabarkan bahwa sebelum terjadi kiamat umat islam akan pasti akan mengikuti adat-istiadat atau tradasi kaum terdahulu.

Rasulullah ﷺ bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «لاَ تَقُومُ السَّاعَةُ حَتَّى تَأْخُذَ أُمَّتِي بِأَخْذِ القُرُونِ قَبْلَهَا، شِبْرًا بِشِبْرٍ وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ»، فَقِيلَ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، كَفَارِسَ وَالرُّومِ؟ فَقَالَ: «وَمَنِ النَّاسُ إِلَّا أُولَئِكَ»

Artinya:

“Dari Abu Hurairah ra berkata, Rasulullah ﷺ  bersabda: Hari kiamat tidak akan terjadi hingga umatku meniru generasi-generasi sebelumnya, sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta. Lalu beliau ditanya, Wahai Rasulullah: Seperti Persia dan Romawi?. Nabi menjawab: Menusia mana lagi selain mereka itu?” (HR. Bukhari).

Badruddin al-‘Aini ( w 855 H) dalam ‘Umdah berkata: Kalimat umatku akan mengikuti tradisi generasi sebelumnya yang dimaksud ialah bahwa kelak umat Islam akan berjalan (meniru pola hidup kaum Persia dan Romawi) secara utuh.

Namun mungkin yang menjadi pertanyaan ialah tradisi apa saja yang akan diikuti oleh umat ini?.

Rasulullah ﷺ  telah menyebutkan dengan gamblang dan jelas bahwa apa saja yang dilakukan oleh umat terdahulu maka umat ini pun akan melukan hal yang serupa. Jika umat terdahulu ada yang mendatangi ibunya secara terang-terangan (menggaulinya) maka sebagian umat islam akan melakukan hal yang sama.

Rasulullah ﷺ  bersabda:

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَيَأْتِيَنَّ عَلَى أُمَّتِي مَا أَتَى عَلَى بَنِي إِسْرَائِيْلَ حَذْوَ النَّعْلِ بِالنَّعْلِ حَتَّى إِنْ كَانَ مِنْهُمْ مَنْ أَتَى أُمَّهُ عَلاَنِيَةً لَكَانَ فِي أُمَّتِي مَنْ يَصْنَعُ ذَلِكَ.

Artinya: Dari Abdullah bin Amru ra berkata, Rasulullah ﷺ  bersabda: Pasti akan datang kepada umatku sesuatu yang telah datang pada bani Israil seperti sejajarnya sandal dengan sandal sehingga apabila di antara mereka ada yang mendatangi (menggauli) ibu kandungnya sendiri secara terang-terangan maka pasti di antara umatku ada yang melakukan demikian. (HR: Tirmizi).

Syekh Sofiyurrahman al-Mubarakfūrī (w 1353 H) dalam Tuhfatul Ahwazi berkata: Imam an-Nawawī rahimahullah berkata: Yang dimaksud dengan ‘seperti sejajarnya sandal dengan sandal’ ialah umat islam akan meniru cara berpikir, gaya hidup dan berekpresinya umat terdahulu secara sempurna. Ali Sulthan al-Qari (w 1014 H) dalam Murqātu berkata: Kalimat seperti sejajarnya sandal dengan sandal yang dimaksud ialah umat islam ini akan meniru setiap perbuatan mereka secara utuh.

Dalam hadits lain disebutkan bahwa jika kaum terdahulu itu masuk ke lobang biawak maka umat Islam pun akan ikut.

Rasulullah ﷺ  bersabda:

عَنْ أَبِي سَعِيدٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: لَتَتَّبِعُنَّ سَنَنَ مَنْ قَبْلَكُمْ شِبْرًا بِشِبْرٍ، وَذِرَاعًا بِذِرَاعٍ، حَتَّى لَوْ سَلَكُوا جُحْرَ ضَبٍّ لَسَلَكْتُمُوهُ، قُلْنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ: اليَهُودَ، وَالنَّصَارَى قَالَ: «فَمَنْ.

Artinya: Dari Abu Sa’id bahwasanya Rasulullah ﷺ  bersabda: Kalian pasti akan mengikuti kebiasaan-kebiasaan orang-orang sebelum kalian sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta hingga seandainya mereka masuk ke dalam lobang biawak kalian pasti akan mengikutinya. Para sahabat bertanya: Wahai Rasulullah, apakah yang baginda maksud kaum Yahudi dan Nashrani?. Beliau menjawab: Siapa lagi kalau bukan mereka.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Ibnu Battal (w 499 H) dalam Syarhu as-Shahīh al-Bukhari berkata: Rasulullah ﷺ  mengabarkan bahwa umatnya kelak pasti akan mengikuti kaum Yahudi dan Nashrani dalam perkara-perkara baru mengenai agama dan mendistorsi ajarannya.

Di antara kebiasaan kaum Yahudi yang ditiru oleh umat Islam ialah Qoza’ (mencukur sebagian rambut dan membiarkan bagian yang lain). Ibnu Batthal (w 499 H) berkata: al-Hajaj bin Hasan berkata: “Anas datang menemui kami lalu berkata: Saudari perempuanku berkata: Suatu ketika Rasulullah ﷺ  datang menemui kami dan waktu itu ada seorang anak kecil yang di kepalanya ada semacam rambut yang dikucir. Lalu beliau mengusap rambutnya dan mendoakan keberkahan lalu bersabda: Potonglah rambutnya karena ini menyerupai kaum Yahudi.”*

Penulis asatidz Tafaqquh Study Club

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:baratInfiltrasi BudayaislamQoza
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Krisis’ Prancis dengan Islam: Warisan 200 Tahun Kebrutalan Kolonial
Tulisan selanjutnya Tiba di Turki, Tim ACT Langsung Dukung Kinerja Tim Evakuasi Gempa Izmir

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Berita
2 Juni 2026 18:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

ArtikelTsaqafah

Pengaruh Freemason dalam Wacana Pluralisme Agama (1)

5 Januari 2023 13:30
Tsaqafah

Ijtihad sebagai Solusi Persoalan Umat

29 Desember 2022 19:00
Tsaqafah

Bahaya Sekularisasi dan Sekularisme

26 Desember 2022 13:45
Tsaqafah

Loss of Adab, Kebingungan Ilmu dan Pemimpin Palsu

18 Desember 2022 18:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?