Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Kesehatan

Studi: Madu Terbukti Lebih Baik dalam Meredakan Batuk Daripada Obat Antibiotik

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 18 November 2020 07:56 7:56 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 18 November 2020 07:56
Bagikan
Keajaiban Al-Quran Lebah
Bagikan

Hidayatullah.com–Pernahkah Anda disarankan seseorang untuk meminum satu sendok madu atau mencampurkannya dengan teh anda ketika anda batuk? Mungkin kakek nenek Anda pernah menyarankan untuk banyak-banyak minum untuk menangkal pilek atau meredakan tenggorokan yang gatal.

Dan sekarang, sebuah studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford muncul untuk mendukung klaim ini.  Studi yang diterbitkan dalam jurnal BMJ, menemukan bahwa ketika anak-anak mengalami batuk, mengonsumsi madu ketika dalam bentuk murni tanpa aditif, secara mengejutkan berguna untuk meredakan gejala infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) berkat sifatnya antimikroba.

“Ini memberikan alternatif yang tersedia luas dan murah untuk antibiotik,” demikian kata peneliti sebagaimana dikutip Daily Sabah. Peneliti juga menemukan,  bahwa madu mengurangi frekuensi batuk dan dapat “membantu upaya untuk memperlambat penyebaran resistensi antimikroba.”

Obat antibiotik tetap menjadi penyebab terbesar resistensi antimikroba. Memilih antibiotik alami terbukti mempunyai manfaat lebih daripada obat dalam masalah flu dan infeksi tenggorokan.

Namun, baik dokter Turki maupun Asosiasi Profesional Dokter Anak Jerman menekankan bahwa anak di bawah usia 1 tahun tidak boleh diberikan madu.  Spesialis Kesehatan dan Penyakit Anak Zeynep Gül Hallaçoğlu mengatakan ini karena madu mengandung bakteri yang disebut clostridium botulinum yang dapat menghasilkan racun di usus bayi dan menyebabkan botulisme, penyakit langka dan berpotensi fatal yang dapat menyebabkan kelumpuhan otot dan pernapasan.

Baca Juga

Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
Jangan Anggap Sepele Hernia
Riset: Remaja Pengguna Vape Lebih Berisiko Jadi Perokok
Vape Ancaman Baru Remaja, Perlu Ada UU yang Tegas
Makanan Cepat Saji Tingkatkan Risiko Kanker Paru-Paru

Memanaskan madu juga tidak membantu, karena hal ini tidak secara pasti menghancurkan bakteri.  Menurut asosiasi, orang tua harus berhati-hati dengan obat-obatan yang menekan keinginan untuk batuk, yang tidak boleh diberikan kepada anak tanpa berkonsultasi dengan dokter.

Pasalnya, jika anak tidak mampu batuk, lendir bisa terkumpul di saluran napas dan membuat sulit bernapas. Jika batuk berlangsung lebih dari dua minggu atau jika terjadi demam atau sesak napas, orang tua harus membawa anaknya ke dokter – atau lebih cepat jika dicurigai terinfeksi virus corona.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:anti-biotikantibiotikmaduObat Batuk
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Etihad Airways UEA Akan Memulai Penerbangan Harian ke Tel Aviv pada Bulan Maret
Tulisan selanjutnya Tak Izinkan Reuni 212, Polri Mengaku Akan Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

Terbaru

  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Mungkin Anda Juga Suka

Kesehatan

Tekanan Akademis dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental

19 Januari 2025 17:25
Kesehatan

Studi: Manfaat Utama Kopi Bagi Kesehatan Tergantung Waktu Meminumnya

15 Januari 2025 07:30
Kesehatan

Hindari Tertular HMPV, Pakar UGM Anjurkan Masyarakat Ikuti Pola Hidup Sehat

10 Januari 2025 13:20
Kesehatan

Terbukti, Konsumsi Alkohol Penyebab hampir 1 Juta Kasus Kanker di Amerika Serikat

7 Januari 2025 11:10
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?