Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Orang Kaya Pro-Demokrasi Hong Kong Jimmy Lai Mulai Dipidanakan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2020 19:27 7:27 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2020 19:27
Bagikan
Interview with Jimmy Lai Chee-ying of Apple Daily concerning the Chinese newspaper 'price war' 15 Dec 95 (Photo by ERIC LI/South China Morning Post via Getty Images)
Bagikan

Hidayatullah.com–Taipan media di Hong Kong Jimmy Lai telah dikenai dakwaan berdasarkan undang-undang keamanan baru yang kontroversial buatan Beijing.

Lai, 73, dituduh berkonspirasi dengan kekuatan asing guna membahayakan keamanan nasional, dan terancam hukuman penjara dalam jangka waktu lama.

Sejauh ini Lai merupakan sosok paling terkemuka di Hong Kong yang dijerat dengan UU baru tersebut.

Lai awalnya ditangkap pada bulan Agustus setelah polisi menggeledah kantor pusat Apple Daily, tetapi dia kemudian dibebaskan dari tahanan dengan uang jaminan.

Namun, sejak 2 Desember Lai meringkuk dalam sel, setelah pembebasan dari tahanan dengan jaminannya ditolak dalam perkara penipuan yang terpisah dari masalah pertama. Masalah kedua ini berkaitan dengan sewa-menyewa gedung yang menjadi kantor Apple Daily.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lai akan dihadirkan dalam persidangan pada hari Sabtu besok, lansir BBC Jumat (11/12/2020).

Sementara itu Bloomberg mengabarkan bahwa stafnya yang berkantor di Beijing, Haze Fan, ditahan oleh otoritas China dengan tuduhan membahayakan keamanan nasional.

Fan, seorang wanita berkewarganegaraan China, dilaporkan hilang sejak hari Senin, ketika dia tampak dikawal keluar dari apartemennya oleh petugas keamanan berpakaian preman. Penahanannya baru dikonfirmasi pada hari Kamis.

Jimmy Lai merupakan salah satu pendukung gerakan demokrasi Hong Kong. Kekayaannya diperkirakan mencapai lebih dari $1 miliar. Membangun kerajaan bisnisnya dari usaha pakaian, Lai kemudian merambah ke media dan mendirikan Next Digital.

Next Digital merupakan penerbit dari Apple Daily, tabloid yang kerap bersikap kritis terhadap pemerintah Hong Kong dan China daratan.

Sementara media lokal Hong Kong belakangan banyak yang ciut nyalinya dalam mengkritik pemerintah, Apple Daily masih keras menggonggong.

Di Hong Kong banyak orang yang melihat Lai sebagai seorang pahlawan, tetapi di China daratan dia lebih dipandang sebagai pengkhianat pembuat onar.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Apple DailyHong KongJimmy Laitaipan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya 15 Organisasi Pemuda Islam Minta Presiden Bertanggung Jawab Atas Meninggalnya 6 Anggota FPI
Tulisan selanjutnya Covid-19: Regulator Penerbangan China Minta Kru Kabin Pesawat Pakai Popok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Feature
29 Agustus 2026 10:49
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Buka Muktamar NU ke-35, Presiden Prabowo: Jangan Sekali-Kali Lupakan Jasa Ulama
Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?