Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pejabat Ukraina Dikabarkan Disuntik Vaksin Selundupan dari Israel

Ama Farah
Terakhir diupdate: 9 Januari 2021 21:30 9:30 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 9 Januari 2021 21:30
Bagikan
vaksin-covid-19-gaza
[Ilustrasi]
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Ukraina mendesak pihak keamanan agar segera menyelidiki kemungkinan penyelundupan vaksin Covid-19 di negaranya.

Dilansir Euronews dari AFP, Presiden Volodymyr Zelensky hari Rabu menyeru dilakukan penyelidikan tanpa ditunda menyusul kabar sejumlah pejabat pemerintah secara diam-diam disuntik vaksin Covid-19.

Seorang pengusaha Ukraina menyatakan kepada situs berita miliknya bahwa sejumlah anggota parlemen telah disuntik vaksin buatan Pfizer-BioNTech di sebuah klinik swasta di ibukota Kiev. Ukraina sampai saat ini belum memperoleh vaksin coronavirus apapun melalui saluran resmi.

Menurut sejumlah klaim, sejumlah dosis vaksin itu diimpor secara ilegal ke Ukraina pada akhir Desember dengan menggunakan pesawat sewaan dari Israel dan orang-orang tersebut masing-masing membayar €2.500 untuk dua dosis. Euronews Kamis (07/01/2021) belum dapat memverikasi klaim tersebut.

Lewat kanal resminya di Telegram, Zelensky mengatakan telah memerintahkan aparat keamanan dan penegak hukum lain agar segera memverifikasi kabar penyelundupan vaksin Covid-19 tersebut, dan apabila terbukti benar maka pelakunya patut dijatuhi hukuman berat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Presiden menambahkan bahwa program vaksinasi Covid-19 Ukraina memprioritaskan para pekerja garis depan berisiko tinggi untuk disuntik pertama kali.

Perdana Menteri Denys Chmygal lewat Telegram mengatakan bahwa dia sudah memerintahkan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri untuk menyelidiki Jaber tentang kemungkinan adanya “vaksinasi bawah tanah”.

“Saya seorang pendukung vaksinasi… Saya akan divaksinasi dengan biaya sendiri dalam putaran kedua atau ketiga, ketika vaksin yang terdaftar resmi sudah tersedia di klinik,” kata Chmygal.

“Saya ingatkan kembali bahwa sekarang ini Ukraina sedang menunggu kedatangan kiriman pertama 1,9 juta dosis vaksin dari Sinovac Biotech,” imbuhnya.

“Saat ini belum ada vaksin (coronavirus) bersertifikat di Ukraina,” kata Chmygal.

Ukraine mengumumkan pada akhir Desember tentang niatnya untuk membeli hampir dua juta dosis vaksin CoronaVac dari China, tapi tidak menyebutkan kapan pesanannya akan tiba.

Pemerintah dikritik karena tidak menuntaskan kesepakatan pembelian vaksin-vaksin buatan Barat, seperti yang dikembangkan oleh Moderna, yang dianggap lebih dapat diandalkan.

Kiev juga berharap akan menerima delapan juta dosis ada musim semi dari COVAX.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19israelUkrainavaksin
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mulyadi Tamsir Eks Ketum PB HMI dan Istri Termasuk Penumpang Sriwijaya Air yang Hilang Kontak
Tulisan selanjutnya Presiden Tanzania Berterima Kasih Menteri China Datang Tak Pakai Masker

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?