Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Inilah Samia Suluhu Hasan, Presiden Baru Tanzania

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 Maret 2021 23:35 11:35 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 Maret 2021 23:04
Bagikan
Samia hassan presiden perempuan
Bagikan

Hidayatullah.com–Samia Suluhu Hassan adalah seorang politisi senior bersuara lembut yang tiba-tiba diangkat menjadi presiden perempuan pertama Tanzania setelah kematian mendadak John Magufuli.

Samia Hassan, 61 tahun, membuat sejarah pada hari Jumat ketika dia dilantik pada sebuah upacara di ibukota Darussalam di depan ruangan yang penuh dengan pejabat.

“Ini bukan hari yang baik bagi saya untuk berbicara dengan Anda karena saya memiliki luka di hati saya,” kata Samia. “Hari ini saya telah mengambil sumpah yang berbeda dari yang telah saya ambil dalam karir saya. Itu diambil dengan kebahagiaan. Hari ini saya mengucapkan sumpah jabatan tertinggi dalam keadaan berkabung,” lanjutnya dalam pidato kepresidenan perdananya.

Di bawah konstitusi, Samia akan menjalani sisa jabatan Magufuli hingga tahun 2025.

Seorang mantan pegawai kantor dan pekerja pembangunan, Samia memulai karir politiknya pada tahun 2000 di negara asalnya Zanzibar, sebuah negara kepulauan semi-otonom, sebelum terpilih menjadi anggota majelis nasional di Tanzania daratan dan ditugaskan sebagai kementerian senior.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Wapres yang juga presiden perempuan pertama

Dia berada di jajaran politikus partai berkuasa Chama Cha Mapinduzi (CCM) sampai dipilih oleh Magufuli sebagai wakil dalam kampanye pemilihan presiden pertamanya pada tahun 2015.

Partai itu dengan mudah menang dan membuatnya dilantik menjadi wakil presiden pertama di negara itu. Pasangan tersebut terpilih kembali pada Oktober lalu dalam jajak pendapat yang disengketakan yang menurut oposisi dan pengamat independen dinodai oleh ketidakberesan.

Dia terkadang mewakili Magufuli dalam perjalanan ke luar negeri tetapi banyak orang di luar Tanzania belum pernah mendengar tentang Samia Hassan sampai dia muncul di televisi nasional pada hari Rabu mengenakan jilbab hitam untuk mengumumkan bahwa Magufuli telah meninggal pada usia 61 tahun setelah sakit singkat.

Dalam pidatonya yang lambat dan lembut – sangat kontras dengan retorika gemuruh yang disukai oleh pendahulunya – Samia dengan sungguh-sungguh menyatakan 14 hari berkabung.

“Ini adalah waktu untuk berdiri bersama dan terhubung. Saatnya mengubur perbedaan kita, menunjukkan cinta satu sama lain, dan menatap ke depan dengan percaya diri,” jelasnya.

“Ini bukan waktunya untuk saling menunjuk, tetapi untuk bergandengan tangan dan bergerak maju untuk membangun Tanzania baru yang dicita-citakan oleh Presiden Magufuli,” katanya, di tengah-tengah klaim oposisi tentang penyebab kematian Magufuli.

Dia akan berkonsultasi dengan CCM mengenai pengangkatan wakil presiden baru. Partai itu akan mengadakan pertemuan khusus komite pusatnya pada hari Sabtu.

Catherine Wambua-Soi dari Al Jazeera, melaporkan dari ibu kota Kenya Nairobi, mengatakan: “Dia baru saja memberikan pidato perdananya dan itu merupakan penghormatan yang sangat emosional untuk pendahulunya John Magufuli.”

Siapakah Samia Suluhu Hassan?

Samia Suluhu Hassan dilahirkan pada 27 Januari, 1960 di Zanzibar, wilayah bekas perbudakan dan pos perdagangan di Samudera India.

Zanzibar yang ketika itu masih kesultanan Muslim tidak secara resmi bergabung dengan Tanzania hingga empat tahun kemudian.

Ayahnya adalah guru sekolah dan ibunya adalah ibu rumah tangga. Samia lulus dari sekolah menengah akhir namun dia secara terbuka mengatakan bahwa nilai ujian akhirnya jelek, dan ia kemudian bekerja menjadi juru tulis di kantor pemerintahan pada usia 17 tahun.

Pada tahun 1988, setelah melakukan studi lebih lanjut, Samia naik pangkat menjadi petugas pembangunan di pemerintahan Zanzibar.

Dia bekerja sebagai manajer proyek untuk Program Pangan Dunia PBB (WFP) dan kemudian pada tahun 1990-an diangkat menjadi direktur eksekutif dari sebuah badan yang memayungi organisasi non-pemerintah di Zanzibar.

Pada tahun 2000, dia dinominasikan oleh CCM untuk duduk di kursi khusus di Dewan Perwakilan Zanzibar. Dia kemudian menjabat sebagai menteri pemerintah daerah –pertama untuk bidang Pekerjaan Kaum muda, Perempuan dan Anak-anak dan kemudian untuk Investasi Pariwisata dan Perdagangan.

Pada 2010, dia terpilih menjadi anggota Majelis Nasional di Tanzania daratan. Presiden Jakaya Kikwete saat itu mengangkatnya sebagai Menteri Negara Urusan Persatuan.

Dia memegang kualifikasi universitas dari Tanzania, Inggris dan Amerika Serikat. Ibu empat anak ini telah berbicara di depan umum untuk mendorong wanita dan gadis Tanzania untuk mengejar impian mereka.

“Saya mungkin terlihat sopan, dan tidak berteriak ketika berbicara, tetapi yang paling penting adalah semua orang mengerti apa yang saya katakan dan hal-hal diselesaikan seperti yang saya katakan,” kata Samia dalam pidatonya tahun lalu.

Samia Hassan adalah satu-satunya kepala negara perempuan yang saat ini menjabat di Afrika bersama dengan Presiden Ethiopia Sahle-Work Zewde, yang peran utamanya hanya seremonial.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Presiden Muslim TanzaniaPresiden Perempuan Pertama TanzaniaSamia Suhulu HasanWakil Presiden Perempuan pertama Tanzania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Tembak Mati Muadzin Palestina
Tulisan selanjutnya Ini Lima Rekomendasi MUI yang Membolehkan Penggunaan Vaksin Produksi AstraZeneca meski Haram

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?