Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Presiden Tanzania John Magufuli Wafat, Sempat Menghilang dan Dikenal sebagai Penyangkal Covid-19

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2021 17:43 5:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2021 08:06
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Presiden Tanzania John Magufuli meninggal dunia setelah menghilang dari mata publik selama dua pekan.

Kematiannya diumumkan hari Rabu (18/3/2021) oleh Wakil Presiden Tanzania Samia Suluhu, yang mengatakan bahwa Magufuli meninggal dunia karena serangan jantung dalam usia 61 tahun, lansir The Guardian.

“Presiden Republik Kesatuan Tanzania, yang terhormat Dr John Pombe Joseph Magufuli … meninggal dunia akibat gangguan pada jantung, di RS Mzena di Dar es Salaam, tempatnya dirawat,” kata Suluhu lewat lembaga penyiaran resmi pemerintah TBC.

Magufuli tidak tampak di publik sejak 27 Februari dan rumor yang merebak di media sosial mengatakan bahwa dia sakit dan kemungkinan terjangkit Covid-19, penyakit yang sama sekali tidak dia yakini keberadaannya.

Selama Magufuli “menghilang”, para pejabat pemerintah bersikukuh mengatakan bahwa Presiden Tanzania tetap bekerja secara normal dan rakyat sebaiknya mengabaikan rumor negatif yang beredar perihal kondisi kesehatannya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Tundu Lissu, salah satu tokoh oposisi pernah mengatakan kepada BBC bahwa Magufuli sakit kritis dan dirawat di sebuah rumah sakit di negara tetangga Kenya setelah tertular Covid-19.

Polisi telah menangkap empat orang sejak pekan lalu dengan tuduhan menyebar informasi palsu tentang kondisi kesehatan kepala negara.

Magufuli berulang kali membantah bahwa Covid-19 merebak di wilayah negaranya, mengatakan bahwa vaksin yang ada berbahaya, dan menyarankan rakyat berdoa untuk menyembuhkan Covid-19 serta menghirup uap air rebusan harbal. 

“Dia Tidak pernah mengenakan masker, dia pergi menghadiri acara-acara yang dihadiri banyak orang tanpa tindakan pencegahan seperti yang dilakukan banyak orang di belahan dunia lain,” kata Lissu kepada BBC  pekan lalu.

“Ini adalah orang yang berulang kali dan secara terbuka di publik menampik pengobatan yang sudah teruji. Dia mengandalkan doa dan ramuan herbal yang belum terbukti kemanjurannya,” imbuh Lissu.

Keluarga dan kerabat korban Covid-19, pekerja kesehatan dan tokoh-tokoh oposisi menuding Magufuli adalah sosok yang harus bertanggung jawab atas kematian yang terjadi di Tanzania.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:John MagufuliTanzania
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya vaksin-covid-19-gaza Mau Dapat Visa Tiongkok, Wajib Disuntik Vaksin Covid-19 Made in China
Tulisan selanjutnya afirmasi guru honorer Mendikbud Bertemu MUI Klarifikasi Peta Jalan Pendidikan Nasional setelah Jadi Sorotan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

Berita
3 September 2026 09:53
‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?