Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Minta Bantuan Oksigen Lewat Twitter untuk Kakeknya, Pemuda India Dituduh Tebarkan Kepanikan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 April 2021 18:13 6:13 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 April 2021 18:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Polisi di India memperkarakan seorang pemuda yang menggunakan Twitter untuk mencari oksigen bagi kakeknya yang sekarat.

Polisi di negara bagian Uttar Pradesh menjerat  Shashank Yadav dengan tuduhan menyebarkan rumor kelangkaan oksigen dengan maksud memicu kepanikan dan terancam penjara.

Uttar Pradesh termasuk negara bagian di India yang paling parah terdampak pandemi Covid-19. Kepala wilayahnya, menteri kepala Yogi Adityanath, dituding meremehkan keparahan wabah coronavirus di daerahnya.

Awal pekan ini Adityanath, politisi sayap-kanan sekutu PM Narendra Modi, meminta agar siapa saja yang menyebarkan rumor dan propaganda agar diciduk.

Dia juga mengatakan tidak satupun rumah sakit di wilayah negara bagiannya kekurangan oksigen, meskipun banyak beredar foto dan video yang menunjukkan antrean panjang pasien yang membutuhkan oksigen.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Para pejabat di kota Amethi mengklaim “cuitan palsu” Yadav telah membuat orang menudingkan kesalahan pada pemerintah, dan mereka telah melayangkan gugatan hukum terhadapnya pada Selasa malam, lapor BBC Kamis (29/4/2021).

“Shashank Yadav sudah ditahan karena menyebarkan informasi menyesatkan,” kata Arpit Kapoor, seorang polisi senior di Amethi, lapor Indian Express.

Hari Senin, Yadav –yang disebut media India berusia 26 tahun– menuliskan pesan singkat di Twitter meminta bantuan satu tabung oksigen. Cuitannya itu di-tag ke akun aktor Bollywood Sonu Sood. Dia tidak menyebut apapun soal coronavirus atau Covid-19, dan tidak juga menjelaskan sakit apa yang dialami kakeknya.

Permohonannya itu dicuit ulang oleh salah satu temannya yang juga mengontak seorang jurnalis di Wire. Dari sana pesan itu meluas ke banyak orang ternama di India yang memantau krisis oksigen dan Covid-19 di India.

Menteri kabinet Smiti Imrani, yang juga anggota parlemen daerah perwakilan Amethi, di-tag pesan itu dan mengatakan kemudian bahwa dia berusaha mengontak Yadav dan sudah menginformasikan masalah tersebut ke pejabat setempat. Menteri wanita itu tidak berkomentar lagi sejak Yadav dijerat tuduhan oleh polisi.

Senin malam akhirnya kakek Yadav meninggal dunia, konon karena serangan jantung. Para pejabat setempat mengatakan dia tidak terjangkit Covid-19, tetapi masalah sesungguhnya seputar  kematiannya masih samar-samar.

Seiring dengan meningkatnya wabah coronavirus di India, kritikan dan seruan mundur terhadap Perdana Menteri Narendra Modi semakin menguat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:coronaviruscovid-19Indiaoksigentwitter
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya WN dari India Lolos Karantina karena Nyogok, Mafia di Bandara Harus Diberantas
Tulisan selanjutnya Tolong Temukan 500 Kg Lonceng Gereja Kenya yang Dicuri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?