Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Perbedaan Penentuan Awal dan Akhir Ramadhan karena tak adanya ‘Ulil Amri’

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 30 April 2014 13:30 1:30 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 30 April 2014 13:21
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kedatangan bulan Ramadhan dan Idul Fitri kurang dari dua bulan lagi.  Namun, bulan suci dan hari raya acap kali hadir ditandai dengan adanya ‘ketegangan’ antar kelompok akibat perbendaan penetapan bulan.

Selasa (29/04/2014) kemarin, bertempat di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Menteng, Jakarta dilangsungkan sarasehan bertajuk “Astofotografi sebagai Rukyat Bil-ilmi”.

Dalam Workshop yang sebelumnya telah dibuka Mendikbud Mohammad Nuh dan dihadiri pakar Astrofotografi dari Prancis, Thierry Legault, ia menjelaskan rukyat dalam Bahasa Arab sendiri bukan hanya berarti melihat secara kasat mata, namun melihat secara mengetahui.

“Jadi, rukyat itu bisa bil ilmi (dengan pengetahuan/iptek) dan metode astrofotografi itu hakekatnya merupakan rukyat bil ilmi juga,” kata Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin dalam pembukaan.

Sementara pakar Astrofotografi Thierry Legault, menjelaskan alat astrofotografi itu bisa diprogram secara “computerized” untuk mengarah kepada objek tertentu, lalu alat itu akan mengikuti pergerakan objek sesuai keinginan pengguna alat.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Sementara itu, penggagas acara “Astrofotografi sebagai Rukyat Bil-ilmi” Agus Mustofa  mengatakan masalah utamanya perbebedaan karena subyektivitas yang terlalu besar sehingga sulit dipertemukan.

Menurutnya, di dalam hal teknis pun dalil ditafsiri dengan berbeda.

“Subyektivitas terlalu besar. Dalil pun ditafsiri berbeda,” ucap penulis buku-buku tasawuf lulusan Teknik Nuklir, Universitas Gadjahmada (UGM), Yogyakarta ini.

Sebelum menggelar Workshop, ia sempat menulis buku berjudul ‘Jangan asal Ikut-ikutan Hisab & Rukyat’.

Hadir dalam acara itu perwakilan PBNU Masdar Farid Mas’udi Prof. Syamsul Anwar, Ketua Majlis Tarjih dan Tajdid PP Muhammaadiyah dan Mr. Thierry Legault dari Prancis.

Sementara itu Masdar Farid berpendapat bahwa terjadinya “ketegangan” di setiap penentuan bulan Ramadhan dan Idul Fitri lebih disebabkan karena tidak adanya pemimpin yang dianggap ulil amri. Tidak seperti jaman Rasul Muhammad Shallallahu ‘alaihi Wassallam dan para Sahabat.  K.H Masdar pun mengingatkan bahwa rukyat itu sangat penting menentukan bulan.

“Jaman Rasul rukyat paling penting. Tidak berbarengan karena ada ulil amri,” ujarnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hisabMuhammadiyahperbedaan idul fitriRamadhanrukyat
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya KPAI Desak Aparat Tangkap Pemerkosa Siswi Tsanawiyah di Padang
Tulisan selanjutnya Komisioner KPAI Desak JIS perhatikan Pelajaran Agama

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha

Berita
5 Juni 2026 08:20
Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?