Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Hamas Kecam Menteri Luar Negeri UEA yang Melabelinya Teroris

Ahmad
Terakhir diupdate: 13 Juni 2021 21:48 9:48 pm
Ahmad
Dipublikasikan 13 Juni 2021 21:48
Bagikan
Logo HAMAS
Bagikan

Hidayatullah.com–Kelompok perlawanan Palestina Hamas telah menolak pernyataan Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) Abdullah bin Zayed yang mengaitkan kelompok itu dengan aksi terorisme. Pekan lalu, Abdullah bin Zayed mengkritik kegagalan dengan menunjuk Hamas, sebagai kelompok teroris.

“Seruan Bin Zayed (pemimpin UEA) untuk negara-negara Barat dengan menunjuk Hamas sebagai ‘kelompok teroris’ bertentangan dengan nilai-nilai Arab,” kata juru bicara Hamas Hazem Qasim melalui akun Twitter.

Pernyataan-pernyataan ini, kata juru bicara itu, sejalan dengan “propaganda Zionis yang gagal dan bertentangan dengan dukungan publik Arab terhadap perlawanan di Palestina.”

“Sangat disayangkan bahwa beberapa negara tidak bertindak lebih jelas dalam mengklasifikasikan beberapa organisasi, seperti Hamas, Hizbullah atau Ikhwanul Muslimin,” kata Abdullah bin Zayed saat berpidato di Komite Yahudi Amerika.

“Sungguh menggelikan bahwa beberapa pemerintah hanya menyebut cabang militer dari sebuah organisasi teroris dan melampaui cabang politiknya, sementara tidak ada perbedaan di antara mereka,” tambah bin Zayed.

Baca Juga

Hamas Tolak Lucuti Senjata Sebelum Penjajah Tinggalkan Gaza
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina

Uni Emirat Arab (UEA) adalah negara Arab paling terang-terangan mendukung dan bekerjasama dengan Zionis Israel. Pada September 2020, UEA dan Israel menandatangani kesepakatan yang disponsori AS untuk menormalkan hubungan mereka.

Bahkan ketika berlangsung serangan 11 hari di Jalur Gaza oleh penjajah Israel terjadi, Dubes UEA untuk Israel mengunjungi Tel Aviv untuk meminta berkah pada rabbi Yahudi.

Sebuah media Israel menerbitkan gambar duta besar UEA untuk Israel, Muhammad Al Khajah, yang mengunjungi Kepala Dewan Tetua Taurat di Yerusalem. Kementerian Luar Negeri Israel menerbitkan foto-foto Al Khajah, dan mengatakan bahwa hari ini dia mengunjungi Ketua Dewan Taurat, Kepala Rabbi Shalom Cohen di rumahnya di Yerusalem, di mana dia telah mendapatkan “berkah dari para Rabbi,” kutip @Israelarabic) pada 30 Mei 2021.

Duta Besar UEA

Halaman itu juga menunjukkan bahwa percakapan antara Duta Besar Muhammad Al Khaja dan Rabbi Shalom Cohen “berputar di sekitar perjanjian Ibrahim dan mereka bertukar hadiah secara simbolis.” Duta Besar juga mengundang Shalom Cohen untuk berpartisipasi dalam peresmian Kuil Tiga Agama Ibrahim di Abu Dhabi.

Selama bertahun-tahun, Putra Mahkota Abu Dhabi, penguasa de facto UEA, Mohammed bin Zayed, menjalin hubungan dekat dengan Badan Keamanan Umum Israel, Mossad, dan bekerja untuk mengembangkannya, yang mengarah pada penandatanganan perjanjian yang menyatakan normalisasi dengan Tel Aviv pada pertengahan September.

Dengan peresmian perjanjian yang disebutkan di atas dan persetujuan rezim UEA untuk melakukan perjalanan antara UEA dan Israel tanpa visa. Bin Zayed juga akan mengubah UEA menjadi pusat regional untuk kegiatan Mossad.

“Perjanjian bilateral yang diumumkan dan kedatangan delegasi [UEA], semuanya akan memperkuat tindakan [Israel] dalam melakukan agresi dan kejahatan terhadap rakyat Palestina, hanya akan menambah kesombongan [Israel],” kata Wasel Abu Youssef, anggota komite eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina, kepada kantor berita Reuters, saat menggambarkan kunjungan pertama pejabat UEA ke Israel tahun 2020.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abdullah bin ZayedHAMASisraelKelompok perlawanan PalestinaMenluUEA
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Jamaah Masjid meninggal dunia karena Covid-19 Covid-19: 15 Jamaah Masjid di Kedah Malaysia Meninggal dalam Waktu Dua Minggu
Tulisan selanjutnya ekonomi syariah jawa timur Jawa Timur Dinilai Sebagai Provinsi Paling Siap Kembangkan Bisnis Halal dan Ekonomi Syariah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah

31 Maret 2026 09:13
Palestina Terkini

Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional

31 Maret 2026 09:08
Palestina Terkini

Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

17 Februari 2026 14:18
Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?