Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Quranic Quotient; Merefleksi Pembentukan Insan Qur’ani

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 13 September 2012 10:57 10:57 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 13 September 2012 10:57
Bagikan
Bagikan

SALAH satu anugerah yang patut disyukuri adalah kecerdasan, dengan kecerdasan tersebut maka kecerdasan dapat membentuk karakter yang berkualitas serta dapat membuat menjadi pribadi yang lebih dinamis dan atraktif. Kecerdasan bak sebuah mutiara yang sangat berharga. Pembentukan kecerdasan tidak serta merta akan terbentuk sendiri tanpa proses, mulai dari masih kecil bahkan masih bayi itu sudah terdapat kecerdasan.

Lantas bagaimanakah membentuk kecerdasan yang baik dan benar?

Berbicara tentang kecerdasan yang baik dan benar, maka tentunya akan lebih relevansi dan lebih menarik jika dikaitkan dengan Al-Qur’an. Intinya adalah bagaimana membentuk pribadi muslim agar menjadi Pribadi yang Qur’ani dengan memanfaatkan Kecerdasannya sesuai dengan Al-Qur’an?

Berbicara tentang Al-Qur’an, pasti sudah mengetahui banyak tentang bagaimana Al-Qur’an bisa ada di dunia ini, tentunya kandungan dari Al-Qur’an tersebut banyak mengandung beberapa aspek yang sangat berkaitan dengan kehidupan. Alangkah baiknya dengan segala kemampuan yang ada para insan qur’ani lebih Semangat dan aktif dalam pengkajian Al-Qur’an. Jika Al-Quran terus digali kandungan maknanya dan tidak hanya dibatasi atau berhenti pada masalah-masalah diniyah (keagamaan) atau ubudiyah (peribadatan) saja, maka Al-Quran potensial membuat umat Islam menjadi cerdas dalam memahami dan menyikapi persoalan apa saja dalam kehidupan ini.

Jika kemampuan itu dimiliki, itulah yang dinamakan sebagai kecerdasan Qurani atau Quranic Quotient.

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Umat Islam akan bisa hidup benar-benar sesuai dengan tuntunan Al-Quran dalam menghadapi kemajuan zaman seperti apa pun bila memiliki dan menggunakan kecerdasan Qurani ini. Hanya saja, kenyataan menunjukkan bahwa dewasa ini umat Islam sendiri masih sangat awam dan kebanyakan jauh dari Al-Quran.

Dengan kenyataan tersebut, umat Islam harus digalakkan terus untuk dekat dengan Al-Quran dan dibimbing untuk bisa membacanya dengan baik dan memahami kandungan isinya. Sebab, itulah dasar bagi dibangunnya kecerdasan Qurani itu.

Konklusi yang di ambil dari pemikiran ini ialah pentingnya dibangun dan ditumbuhkan kecerdasan Qurani itu. Kecerdasan Qurani harus dimulai sejak dini, yakni sejak anak-anak hingga terus berkelanjutan tanpa henti.

Seharusnyalah, sebagai umat Islam, tersentak dengan pertanyaan Allah Subhanahu Wata’ala melalui surah Muhammad ayat 24 ini.

أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا

“Apakah Mereka tidak mentadabur Al-Quran, ataukah hati mereka telah tertutup?.”

Jangan sampai kita menjadi orang yang tertutup hatinya sehingga tidak mau mentadabur Al-Quran. Padahal, tanpa tadabur Al-Quran kita tidak mungkin memahami Al-Quran dan tidak memiliki Kecerdasan Qurani.

Telah jelas bahwasannya pembentukan kecerdasan Qur’ani itu sangatlah urgen demi membentuk pribadi Muslim yang selalu berpikir positif dan berperilaku yang sesuai dengan isi kandungan Al-Qur’an yang telah dibacanya dan dipelajari ma’nanya, maka dari itu sesuai dengan doktrin yang telah dipaparkan di atas, alangkah baiknya kaum Muslim mulai menata diri dan tazkiyatun nafs guna membersihkan karakter apatis terhadap Al-Qur’an, dan menambah karakter dinamis pada jiwa dan kalbu insan manusia sehingga terbentuklah insan yang formatif sesuai dengan Al-Qur’an atau disebut dengan Human Qur’anic.*/Mahrus Sholeh. Penulis adalah alumni asrama huffadz Zaid Bin Tsabit PP. Nurul Jadid Paiton Probolinggo dan Mahasiswa Jurusan Tafsir Hadits Fakultas Ushuluddin IAIN Sunan Ampel Surabaya)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dosa Pembunuhan Karakter yang Dilakukan Media Lebih Besar
Tulisan selanjutnya Menyoal Validitas Hadits Syi’ah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Artikel
3 Juni 2026 05:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Penjajah ‘Israel’ Luncurkan Serangan Skala Besar ke Lebanon Selatan
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar

Terbaru

  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?