Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Pemerintah Kesulitan Beli Vaksin Covid-19, Anggota Parlemen Uganda Beli Mobil $30 Juta

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Juli 2021 20:41 8:41 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Juli 2021 20:41
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Uganda menghabiskan lebih dari $30,2 juta untuk membeli mobil baru bagi anggota parlemen, sementara pemerintah mengaku kesulitan untuk membeli vaksin Covid-19.

Parlemen pekan ini membagikan uang kepada para anggotanya untuk membeli mobil baru dan setiap wakil rakyat itu diberikan 200 juta shilling ($56.500), kata jubir parlemen Chris Obore kepada Reuters.

Uganda memiliki 529 anggota parlemen, lansir Reuters Jumat (23/7/2021).

“Anggota parlemen harus bekerja, kendaraan merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan kepada mereka untuk melakukan pekerjaannya. Mereka perlu mengunjungi daerah pemilihannya, jika mereka tidak memiliki kendaraan, bagaimana mereka melakukannya?,” imbuhnya.

Sejak akhir Mei, Uganda mengalami gelombang kedua wabah Covid-19, yang dipicu oleh varian Delta.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Lonjakan kasus membuat rumah sakit kewalahan dan memicu kekurangan fasilitas utama seperti oksigen, tempat tidur, dan peralatan pelindung pribadi seperti masker dan pakaian hazmat.

Pemerintahan Presiden Yoweri Museveni,76, sejauh ini gagal membeli vaksin. Para pejabatnya mengatakan bahwa Uganda kesulitan mendapatkan vaksin akibat diborong oleh negara-negara kaya di Barat.

Dari 41 juta jiwa populasi Uganda kurang dari 1% sudah menerima suntikan vaksin Covid-19 yang semuanya merupakan donasi 

“Uang itu sebenarnya bisa dipakai untuk merencanakan pembukaan kembali negara ini, dan satu-satunya cara untuk mempersiapkan pembukaan kembali itu adalah dengan vaksinasi,” kata Mukuzi Muhereza, sekretaris jenderal Asosiasi Medis Uganda, organisasi pekerja kesehatan.

“Kami melihat urgensi dalam penyelesaian masalah politisi, tetapi tidak ada urgensi dalam pendanaan keadaan darurat medis.”

Uganda sejauh ini mencatat total 91.355 kasus Covid-19 dan 2.483 kematian, menurut data terbaru dari kementerian kesehatan.

Oposisi dan masyarakat sipil di masa lalu mengkritik pemerintah karena menghamburkan uang untuk acara seperti pelantikan Museveni yang digelar mewah pada bulan Mei, tetapi gagal mengadakan vaksin atau membeli makanan bagi rakyat rentan dampak lockdown.

“Pemborosan untuk membeli kendaraan di masa seperti sekarang ini merupakan malapetaka,” kata Harold Kaija, seorang pejabat di Forum for Democratic Change, Salah satu partai oposisi terbesar di Uganda.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:covid-19parlemenUgandavaksinYoweri Musevani
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Maroko Dikabarkan Menggunakan Spyware Pegasus Terhadap Pejabat dan Warga Aljazair
Tulisan selanjutnya pejudo aljazair Menolak Lawan ‘Israel’, Pejudo Aljazair Mundur dari Olimpiade Tokyo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?