Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Arkeolog Saudi Menggali Kerajaan Kuno Sebelum Peradaban Islam yang Sebut dalam Perjanjian Lama

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 3 November 2021 21:49 9:49 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 November 2021 22:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Di tengah gurun dan daerah perbukitan Al Ula di barat laut Arab Saudi, sekelompok arkeolog sedang menggali sisa-sisa kerajaan kuno Dadan dan Lihyan yang pernah menguasai daerah tersebut, lapor Reuters. Dadan disebutkan dalam Perjanjian Lama dan kerajaan Lihyanite adalah salah satu yang terbesar pada masanya, membentang dari Medina di Selatan hingga Aqaba di utara di Yordania modern.

Al Ula di Arab Saudi yang telah menjadi tujuan wisata utama sejak dibuka pada tahun 2019, dikenal terutama dengan makam megah Madain Saleh, sebuah kota kerajaan kuno berusia 2.000 tahun yang diukir di batu oleh orang-orang Nabatean, orang-orang Arab sebelum kedatangan Islam yang juga mengembangkan Petra di negara tetangga Yordania.

Sebuah tim arkeologi Prancis dan Saudi saat ini bekerja untuk menggali lima situs yang terkait dengan peradaban Dadanite dan Lihyanite, kekuatan regional penting yang berkembang 2.000 tahun yang lalu.“Ini adalah proyek yang benar-benar mencoba mengungkap misteri di balik peradaban itu,” kata Abdulrahman Al-Sohaibani, yang juga co-direktur misi arkeologi Dadan.

Mencakup sekitar 900 tahun hingga 100 M, kerajaan mengoperasikan rute perdagangan penting tetapi tidak banyak yang diketahui tentang mereka. Dengan demikian, tim berharap dapat mempelajari lebih dalam tentang praktik ibadah, kehidupan sosial dan ekonomi mereka.

Penggalian sebelumnya terbatas pada kawasan lindung utama, kata Jerome Rohmer, rekan peneliti dari Pusat Studi Ilmiah Nasional Prancis.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Kami ingin mendapatkan gambaran yang komprehensif tentang kronologi situs, tata letaknya, budayanya, ekonominya,” kata Rohmer. “Ini adalah proyek komprehensif di mana kami mencoba menjawab semua pertanyaan itu,” tambahnya.

Al-Ula menjadi semakin terkenal melalui upaya Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman untuk mengubah ekonomi dan masyarakat negara. Pemerintah Arab Saudi kini fokus pada sektor pariwisata dalam upaya membuka negara kepada dunia dan mendiversifikasi sumber daya ekonomi negara.

Pembangunan Al-Ula merupakan bagian dari upaya pelestarian situs warisan pra-Islam untuk menarik wisatawan non-Muslim dan memperkuat identitas nasional.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiperadaban IslamPerjanjian Lama
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya poroz POROZ Siap Maksimalkan Sinergi antar LAZNAS
Tulisan selanjutnya miss waria banten Selebaran Gelaran Miss Waria Banten di Ciruas Hoaks

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berita
3 Juni 2026 13:00
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?