Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Amerika Kirim Tentara dan Intelijen Cari Korban Penculikan Boko Haram

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2014 09:44 9:44 am
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2014 09:44
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Amerika Serikat memberangkatkan 80 personel militernya ke Chad guna membantu mencari hampir 300 gadis korban penculikan oleh kelompok Boko Haram di sekitar Nigeria, kata Presiden Barack Obama.

Obama memberitahukan tentang langkah-langkah yang diambil untuk menemukan para gadis yang diculik kepada parlemen AS lewat sebuah pernyataan yang dirilis hari Rabu (20/5/2014).

Obama mengatakan, personel militer yang diterjunkan akan dibantu intelijen, serta pesawat pengintai di utara Nigeria. Pasukan AS akan tetap berada di Chad sampai mereka tidak lagi diperlukan.

Reporter Aljazeera di Washington DC melaporkan, pemerintah AS memiliki petunjuk jelas yang akan ditelusuri di Chad guna menemukan anak-anak perempuan yang diculik tersebut.

Intelijen Amerika juga sudah berada di ibukota Nigeria Abudja untuk membantu pencarian oleh pemerintah setempat.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

“Ada sekitar 30 orang dari CIA, departemen luar negeri, militer dan FBI yang bekerja sebagai satu tim di Abudja bersama para petugas dari Nigeria untuk membantu mereka melakukan pencarian,” lapor reporter Aljazeera Rosiland Jordan.

Sebagian wilayah Chad berbatasan dengan wilayah timurlaut Nigeria. Semua korban penculikan adalah anak perempuan yang berasal dari sebuah sekolah di utara Nigeria. Mereka diculik pada 14 April lalu di Chibok.

Puluhan anak berhasil menyelamatkan diri. Namun, pemimpin Boko Haram lewat rekaman video yang dirilisnya mengancam menjual 276 anak perempuan lainnya jika pemerintah Nigeria tidak membebaskan anggota mereka.

Presiden Nigeria Goodluck Jonathan mendapat kecaman dan tekanan karena sejak awal tidak memberikan perhatian yang besar terhadap ancaman penculikan itu.

Sementara itu kekerasan terus terjadi di mana serangkaian serangan yang ditudingkan kepada Boko Haram sebagai pelakunya mengakibatkan 122 orang tewas dalam dua ledakan di Jos hari Selasa kemarin (20/5/2014) dan dua jam kemudian 17 orang tewas di desa Alagarno di utara Nigeria.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya CIA hentikan Program Vaksinasi sebagai Kedok Mata-mata
Tulisan selanjutnya Hasil Resmi Al-Sisi Peroleh 95% Suara Pemilih Luar Negeri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir

Berita
27 Oktober 2026 14:54
Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan

Terbaru

  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir
  • Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?