Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Oase Iman

Luruskan Shaf Maka Kita Akan Kuat

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 8 November 2021 16:09 4:09 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 8 November 2021 16:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Suatu ketika Rasulullah ﷺ berkata kepada para sahabatnya sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Daud dan Ahmad, “Hampir terjadi keadaan di mana umat-umat lain akan mengerumuni kalian untuk menyantap kalian dari berbagai penjuru, sebagaimana orang-orang yang mengerumuni piring makanannya.”

Salah seorang sahabat kemudian bertanya, “Apakah karena sedikitnya jumlah kami ketika itu wahai Rasulullah?”

Rasulullah ﷺ menjawab, “Bukan. Bahkan pada saat itu kalian berjumlah banyak. Tapi kalian bagai buih yang terbawa air saat banjir.”

Dari hadits ini kita bisa tahu bahwa ada suatu keadaan di mana umat Islam lemah meskipun jumlahnya banyak. Lemah seperti buih yang mudah sekali terombang-ambing mengikuti arus. Jumlahnya banyak namun mudah sekali hilang, lalu muncul lagi dan hilang lagi. Tak memiliki kekuatan untuk bertahan lama, tak punya daya upaya untuk mencoba melawan arus. Umat Islam seperti makanan yang siap disantap. Makanan tak mungkin bisa membalas memakan tuannya, hanya pasrah menunggu disantap.

Mengapa umat Islam ketika itu berada dalam keadaan lemah? Dalam lanjutan hadits tersebut Rasulullah ﷺ berkata, “Allah mencabut rasa takut musuh-musuh kalian serta menjangkitkan di dalam hati kalian penyakit wahn.” Seorang sahabat bertanya, “Apakah wahn itu?” Beliau menjawab, “Cinta dunia dan takut mati.”

Baca Juga

Masihkah Bisa Tersenyum Saat Al-Aqsha Terjajah?
Khutbah Jum’at: Saat Masjid Al-Aqsha Ternoda, Apa Masih Ada Nyala Iman di Dada?
Khutbah Jum’at: Ramadhan Berlalu, Amal Tetap Kontinu
Khutbah Idul Fitri 1447 H : Deklarasi Kemenangan Hati di Tengah Riuhnya Kesalehan Visual
Khutbah Jumat: Mengisi Rajab dengan Muhasabah, Amal dan Puasa

Manusia yang mencintai dunia tak akan mau berjuang untuk Islam. Waktu mereka habis untuk mengejar dunia seakan-akan mereka hidup selamanya. Mereka akan mempertahankan apa yang mereka dapat tanpa mau berkorban untuk sesama. Mereka tak peduli lagi dengan seruan Allah Ta’ala dan Rasul-Nya. Jika kepada Tuhannya mereka sudah tak peduli, apalah lagi dengan sesama manusia.

Lalu bagaimana membangun Muslim yang kuat sementara kaum yang tak suka dengan agama Tauhid ini terus menerus berupaya menjauhkan kaum Muslim dari agamanya? Mari simak firman Allah Ta’ala dalam surat Ali-Imran [3] ayat 103, “Dan berpegang teguhlah kalian pada tali Allah seraya berjamaah dan janganlah kalian bercerai berai …”

Dalam ayat lain Allah Ta’ala berfirman, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (Ash-Shaff [61]: 4)

Imam Al-Qurthuby menafsirkan kata “jami’an” pada surat Ali Imron [3] ayat 103 dengan bersatu padu atau berjamaah. Sedangkan Imam Ahmad menceritakan suatu kisah berkenaan dengan surat Ash-Shaff [61] ayat 4, bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda, “Ada tiga macam orang yang Allah rido kepada mereka, yaitu seorang yang mengerjakan shalat malam hari, dan kaum yang apabila shalat (berjamaah) mereka membentuk barisan dengan teratur, serta kaum yang apabila dalam medan perang mereka membentuk barisan dengan teratur.”

Dengan demikian, Muslim yang kokoh hanya bisa dibangun lewat jamaah yang berbaris rapi sebagaimana shaf dalam shalat. Abu Mas’ud pernah meriwayatkan bahwa Rasulullah ﷺ bersabda, “Luruskanlah (shaf kalian) dan janganlah bercerai berai sehingga akan tercerai berai hati kalian,”(Riwayat Muslim).

Hadits ini menjelaskan bahwa kaum Muslim akan kuat manakala berdiri di atas landasan jamaah. Mereka tak akan mudah dicerai-beraikan dan diadu domba oleh musuh-musuh mereka. Sebab, di dalam jamaah ada ukhuwah, kepemimpinan, dan ketaatan, sebagaimana Nabi SAW dan para sahabatnya.

Rasulullah ﷺ juga bersabda, “Berdua lebih baik daripada sendiri, bertiga lebih baik daripada berdua, berempat lebih baik daripada bertiga, maka hendaklah kalian tetap berjamaah, karena sesungguhnya Allah tidak akan mengumpulkan umatku kecuali atas sebuah petunjuk (hidayah),” (Riwayat Ahmad).

Wallahu a’lam

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:oase imanpersatuan umat Islam
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Vandalisme oleh Benjamin Enderle terhadap sebuah masjid di Minnesota, Amerika Serikat. Dicoret Gambar Salib, Tiga Masjid di Prancis Jadi Sasaran Islamofobia
Tulisan selanjutnya Flu Burung Mengancam Unggas Prancis Kena Aturan Lockdown

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Oase Iman

Khotbah Jumat: Islam Menentang Aksi Premanisme

8 Mei 2025 13:08
Oase Iman

Khutbah Jumat: Hormat kepada Ulama, Santun kepada Sesama

24 April 2025 18:21
Oase Iman

Khutbah Jumat: Waspadai Faktor Penggagal Fatwa Jihad PalestinaL: Diri Kita Sendiri!

11 April 2025 07:28
Oase Iman

Khutbah: Idul Fitri dan Momentum Merajut Persaudaraan Sesama Umat Islam

30 Maret 2025 22:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?