Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

MUI: Kebudayaan Indonesia dan Islam Tak Perlu Dibenturkan

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 4 Januari 2022 18:41 6:41 pm
Admin Hidcom
Dipublikasikan 4 Januari 2022 19:00
Bagikan
Waketum PP Persis yang juga Ketua MUI Pusat, Dr Jeje Zainuddin.
Bagikan

Hidayatullah.com–Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Pengembangan Seni Budaya dan Peradaban Islam, KH Jeje Zaenudin mengatakan, Budaya Keindonesian dan Keislaman merupakan sesuatu yang menyatu dan tak perlu dibenturkan. Menurutnya, Indonesia adalah belahan bumi Allah di mana Islam hidup di dalamnya.

“Islam adalah agama yang kita anut sebagai jalan hidup yang sejati dan abadi. Indonesia belahan bumi Allah yang dipilihkan kepada kita untuk hidup dan melaksanakan ajaran Islam di dalamnya,” ujarnya dalam Refleksi Budaya yang digelar oleh Lembaga Seni Budaya dan Peradaban Islam (LSBPI) MUI, Jum’at (31/12/2021), dilansir laman MUI.

Sehingga, kata Jeje, umat perlu melahirkan kebudayaan peradaban yang Islami sekaligus yang Indonesianis. Oleh sebab itu, lanjutnya, idealisme dan cita-cita kebudayaan nasional juga harus menjadi bagian dari cita-cita kebudayaan Islam.

“Sehingga, tidak ada lagi upaya mendikotomikan apalagi membenturkan kebudayaan nasional dengan kebudayaan umat Islam dan sebaliknya,” tambahnya.

Jeje menjelaskan, untuk memajukan kebudayaan yang harmonis antara Keislaman dan Keindonesian maka paradigma kebudayaan harus dibingkai oleh teologis, filosofis, dan yang bersumber dari al-Quran dan al-Hadist. Jeje menambahkan, dalam memajukan kebudayaan harus disertai bingkai yuridis konstitusi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Selain itu, dia mengungkapkan, Islam yang dianut sebagian besar masyarakat Indonesia menjadi dasar dan sumber inspirasi dalam pembangunan dan perdaban umat Muslim. “Telah terbukti bukan sekadar cita-cita idealisme yang utopis tetapi telah menjelma dalam bangunan kehidupan nyata di sepanjang umat manusia,” jelasnya.

Jeje yang juga Wakil Ketua Umum PP Persis ini mengungkapkan, Islam juga telah terbukti menjadi mercusuar yang menerangi dan memimpin kebudayaan dan peraban dunia beradab-abad lamanya. “Alangkah naifnya jika masih ada pihak-pihak yang masih berfikir sinis. Bahwa menjadikan Islam sebagai basis inspirasi peradaban hanyalah seputar jarum jam kebelakang dan menarik diri dari kemajuan,” tuturnya.

Padahal, lanjutnya, Islam tempo dulu telah berhasil menyalakan obor peradaban yang menerangi kegelapan peradaban dunia. “Yaitu peradaban Islam pada masa Khulafaur Rasyidin, kejayaan Daulah Umayyah, Daulah Abbasyiah, hingga Turki Utsmani,” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Budaya KeindonesianIslam IndonesiaKeislamanMUI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kisah Prof. Rasjidi Hendak Dimurtadkan
Tulisan selanjutnya Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misy’al Tertular Covid-19

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Berita
18 Juli 2026 11:26
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?